Contoh Khutbah Idul Adha 2014


Contoh Khutbah Idul Adha 2014 - Sahabat sekalian, pada kesempatan kal ini, blog ini ingin berbagi sebuah tulisan mengenai Contoh Khutbah Idul Adha 2014. Yup Tidak terasa, Pelaksanaan Hari raya Idul Adha atau Idul Qurban akan segera kita capai, pelaksanaan hari raya Idul Adha 2014 ini, Insya Allah jatuh pada 5 Oktober 2014. Beralih ke topik utama, tentang Contoh khutbah Idul adha 2014, segera simak contohnya dibawah ini:
Khutbah Idul Adha 2014
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ. اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ.  اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ. اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيرًاوَالْحَمدُللهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيلاً. لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ.
اَلْحَمْدُلِلّهِ . اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالىَ عَلىَ نِعَمِهِ الَّتِى لاَتُعَدُّ وَلاَتُحْصَى . لَهُ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَابَيْنَهُمَا وَمَا تَحْتَ الثَّرَى . وَاَشْكُرُهُ عَطَائِهِ وَفَضِيْلَتِهِ لاَتُبْرَى . اَشْهَدُاَنْ لآاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ تَوْحِيْدًامُتْقَنًا اَقْتَنِيْهِ لِيَوْمِ الْفَاقَةِ  وَاِنَّهُ لَنِعْمَ الْمُقْتَنَى . مُتَظَاهِرًاعَلَيْهِ الْجِنَانُ وَاللِّسَانُ سِرًّاوَعَلَنَا. وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُه ُوَرَسُوْلُهُ  اَفْضَلُ مَنْ صَلَّى وَنَحَرْ وَحَجَّ وَاعْتَمَرْ . وَوَقَفَابِعَرَفَةَ وَالْمَعْشَرْ . اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ اَذْهَبَ الله عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرْ . لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ . اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلّهَ الْحَمْدُ
اَمَّا بَعْدُ :   فَيَااَ يُّهَاالنَّاسِ !!    اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ : اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اِنَّااَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ اْلاَبْتَرُ
وَاعْلَمُوْااَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَايَوْمٌ فَضِيْلٌ . وَعِيْدٌ شَرِيْفٌ جَلِيْلٌ . رَفَعَ اللهُ قَدْرَهُ وَاَظْهَرْ . وَسَمَاهُ يَوْمَ الْحَجِّ اْلاَكْبَرْ . يَجْتَمِعُ فِيْهِ الْحَاجُّ بِمِنَى يَسْتَكْمِلُوْنَ مَنَاسِكَ الْحَجِّ وَيَتَقَرَّبُوْنَ اِلىَ اللهِ بِالثَّجِّ وَالْحَجِّ . يُحْيُوْنَ سُنَّةَ اَبِيْهِمْ اِبْرَاهِيْمَ بِمَايَذْبَحُوْنَ فِى هَذَاالْيَوْمِ الْعَظِيْمِ
Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar. Allohuakbar walillahilhamd.
Hadirinalkirom rohimakumulloh,..
Marilah kita senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT, dengan sebenar-benarnya taqwa, yaitu menjalankan segala yang diperintahkan oleh Allah dan menjahui segala laranganNya. Dan janganlah kita meninggalkan dunia ini kecuali tetap dalam keadaan iman dan Islam.
Sejak tadi malam kita semua telah mengumandangkan takbir, tahmid dan tasbih dalam menyambut datangnya hari yang sangat mulia, yaitu hari raya Idul Adha atau hari raya Kurban. Allah telah mengangkat dan mengagungkan hari raya Idul Adha ini dengan melahirkannya sebagian hari Ibadah Haji yang mulia. Pada hari ini semua orang yang menjalankan ibadah haji, berkumpul menjadi satu di tanah Mina perlu menyempurnakan ibadah hajinya dan bertaqorrub atau mendekatkan diri beribadah kepada Allah dengan menyembelih binatang kurban serta mengeraskan suara seraya berdo’a dan memuji kepada Allah. Mereka menghidup-hidupkan sunnah Nabi Ibrohim.

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar. Allohuakbar walillahilhamd.
Hadirinalkirom rohimakumulloh,..
Kini hari raya Kurban telah tiba. Maka bagi kaum muslimin yang telah kuasa menyembelih kurban, hendaklah melaksanakannya tanpa ragu-ragu, sebagai usaha untuk bertaqorrub atau mendekatkan diri kepada Allah SWT. Disamping itu, dengan  melaksanakan ibadah kurban ini, akan menghilangkan jurang pemisah antara mereka yang mampu dengan yang tidak mampu, sehingga akan dapat hidup berdampingan dengan penuh rasa persaudaraan dan kasih saying. Dan perlulah kita ketahui bahwa ibadah kurban ini adalah ibadah yang mulia dengan fadhilah yang sangat besar.
Didalam sebuah hadis yang bersumber dari Ibnu Abbas ra. Rosululloh saw. Telah bersabda :
مَاعَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلاً اَحَبَّ اِلىَ اللهِ مِنْ اِرَاقَةِ دَمٍ وَاِنَّهُ لَيَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُوْنِهَا وَاَظْفَارِهَا وَاَشْعَارِهَا . وَاِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ الله بِمَكَانٍِ قَبْلَ اَنْ يَقَعَ فِى اْلاَرْضِ فَطَيِّبُوْابِهَا نَفْسَهَا
Artinya :
Tidak ada amal dari keturunan Adam pada hari Kurban yang lebih disenangi Allah daripada mengalirkan darah kurban. Karena sesungguhnya hewan yang dijadikan kurban itu pasti datang (didatangkan) pada hari kiamat dalam keadaan sempurna dengan tanduk-tanduknya, kukunya dan bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah itu akan jatuh dari Allah pada suatu tempat sebelum jatuh menetes ke bumi. Maka bersihkanlah jiwa kalian dengan kurban.
Yang dimaksud hadis tersebut adalah ; amal yang paling dicintai Allah pada hari kurban adalah menyembelih kurban. Pahala kurban itu akan diterima oleh Allah sebelum darah kurban menetes ke bumi. Pahala yang mulia ini akan diperoleh jika kita mau melaksanakannya dengan ikhlas hanya karena Allah.
Di dalam hadis lain yang bersumber dari Zaid bin Arqom, para sahabat bertanya mengenai kurban, lalu beliau Rosululloh saw. Bersabda :
سُنَّةُ اَبِيْكُمْ اِبْرَاهِيْمَ . قَالُوْا: فَمَالَنَافِيْهَا يَارَسُوْلُ الله . قَالَ: بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةٌ . قَالُوْا: فَالصُّوْفُ ؟ قَالَ: بِكُلِّ شَعْرَةِ مِنَ الصُّوْفِ حَسَنَةٌ
Artinya :
Ini adalah kesunnahan dari bapak kalian Nabi Ibrohim. Lalu mereka bertanya ; Apakah ada bagi kami di dalam kurban itu, ya Rosululloh?. Beliau bersabda : Setiap rambut merupakan kebajikan. Mereka bertanya lagi ; Lalu kalau bulu?. Beliau bersabda : Dengan setiap rambut dari bulu adalah kebajikan. (HR Ibnu Majah dan Hakim)

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar. Allohuakbar walillahilhamd.
Hadirinalkirom rohimakumulloh,..
Dalam kesempatan ini kepada kaum muslimin yang telah mampu berkorban, marilah kita laksanakan perintah Allah ini dengan penuh keikhlasan. Allah pasti akan membalas dengan yang lebih banyak dan lebih besar dari pada apa yang telah kita kurbankan.
Sekarang kita masih ada kesempatan untuk berkurban. Sebab waktu menyembelih kurban adalah dimulai setelah selesai mengerjakan sholat Idul Adha hingga 3 hari sesudahnya, yaitu sampai habisnya hari Tasyrik tanggal 13 Dzulhijjah. Marilah kita berkurban dengan menyembelih domba ataupun lembu menurut kemampuan kita masing-masing, dan janganlah kita mengingkari perintah Allah yang mulia ini hanya dengan mementingkan kepentingan pribadi.
Sungguh mengkhawatirkan sekali orang yang tidak mau menyembelih kurban sementara keadaannya telah mampu untuk mengeluarkannya.
Rosululloh saw. Bersabda :
مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ فَلَمْ يُضَحِّ فَلْيَمُتْ اِنْ شَاءَ يَهُوْدِيًّا اَوْنَصْرَانِيًّا
Artinya :
Barangsiapa baginya ada kemampuan (lapang rizkinya) akan tetapi dia tidak mau berkurban, maka hendaklah ia mati dalam keadaan Yahudi atau Nasrani.
Hadis tersebut menjelaskan kepada kita, bahwa ibadah kurban tidak boleh dipandang remeh meskipun perintah kurban ini hukumnya tidak wajib. Bisa jadi kita yang enggan berkurban padahal ada kemampuan, akan menemui kesengsaraan mati dalam keadaan Yahudi atau Nasrani. Semoga kita dijauhkan dari keadaan seperti itu.

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar. Allohuakbar walillahilhamd.
Hadirinalkirom rohimakumulloh,..
Kalau kita renungkan dalam-dalam, ternyata perintah berkurban ini mengandung suatu pelajaran bahwa untuk memperoleh keridloan Allah itu perlu pengorbanan. Sebagaimana yang terjadi pada Nabi Ibrohim. Beliau memperoleh kedudukan yang tinggi disisi Allah lantaran beliau telah dengan ikhlas mau mengorbankan putranya yang bernama Ismail untuk disembelih. Berkat keteguhannya itulah Allah kemudian menggantikannya dengan seekor domba dari surga.
Demikianlah hikmah yang dapat kita petik dari perintah berkurban pada setiap hari raya Idul Adha. Mudah-mudahan kita yang belum bisa berkurban pada tahun ini, tahun depan Allah memberikan keluasan rizki untuk melaksanakan ibadah kurban. Aamiin yaa robbal ‘aalamiiN.
جَعَلَنَااللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنْ عِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ . وَاَدْخَلَنَا وَاِيَّكُمْ فِى زُمْرَةِ الْفَائِزِيْنَ . اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اِنَّااَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ اْلاَبْتَرُ
بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ . وَنَفَعَنِىْ وَاِيَّاكُمْ ِبمَافِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْــمِ  وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْوَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْـنَ
Dokumen Khutbah Idul Adha dengan materi Lainnya dapat di dowload dalam Versi PDF KLIK DISINI