Kumpulan Sajak sajak Cinta Terbaru

Kumpulan Sajak sajak Cinta Terbaru - Sahabat Sekalian pada kesempatan kali ini Kata Ilmu akan berbagi tentang kumpulan sajak-sajak, langsung dinikmati yach: 

SENJA ITU DULU
Duduk disini dengan bersamamu dulu

Dalam cintamu yang ku rasakan kasih sayangmu
Kita lihat senja bersama
Didirimu ku temukan cintaku
Aku tak tahu mengapa kita saling mencintai
Ku coba untuk menerima kenyataan
Tapi ku tak bisa

Senja itu dulu

Hanya kita tinggalkan kenangan cinta tanpa memiliki
Kini ku coba melupakan cinta terlarangku ini
Walalu sulit bagiku seperti dulu
Karena disini aku sayang kamu
Aku tahu kita masih saling mencintai
Meski kau lihat aku dari jauhmu
AKU ADA

Ini hatiku kamu miliki
Dan aku cintamu
Kau lihat aku dengan senyummu
Dalam hidup

Kita merasakan cinta ini

Kita jauh, kita terpisah antara ruang dan waktu
Mengalir rindu ini yang teramat dalam

Aku ada

Disegala waktu, meskipun jauh
Selama hatiku masih menjadi milikmu
Kelak kau dapatkan rasa bahagia
Hanya hatiku ini terlalu merindukanmu
Hatiku rindu yang ada dihati dan menyiksa batin ini
Ku jatuhkan airmata
Hanya aku dan kamu telah tertulis nama didalam facebook kita
Aku ada, didalam cinta menuju relung hatimu yang damai
TANGISANMU

Mengapa kau menangis seperti itu ?
Apakah kau menahan luka cintamu ?
Kau diam saja dengan setia
Hingga aku merasakan tulusnya rasa kasih sayang kau beri
Bila malam, kau bersandaran ditepian samping tempat tidurmu

Apakah kau sedih dan takut kehilanganku ?
Didalam waktu malam kau berpeluk dengan rindumu
Kaupun menangis, hingga aku datang disampingmu
Dan hatimu terasa tenang saat aku didekapmu
Ku taruh tanganku untuk mengusap airmatamu
Dan jangan menangis
Ku peluk dia, dengan cinta agar tak lepas dari hati
KAU PEMILIK CINTA

Kau diam dalam hidupmu
Selamanya kau miliki aku
Tak mampu meninggalkan aku tanpa cinta
Mencintaiku adalah bahagiamu
Yang lama kamu pendam
Disini kita saling bicara tentang cinta, kau tahu aku milikmu

Kutebarkan rasa cinta dihatimu
Tuhan, telah buatkan cinta kita
Agar kita bahagia meski harus cinta terlarang disini
Kisahku bersamamu, buat kau tersenyum indah disetiap waktu
PANTAI DALEGAN

Duduk bersama ditepi pantai
Menikmati alam sekitar laut
Terdapat pasir yang putih disana
Memandangi air yang berombak itu
Menerjang mengarah ketepian
Alangkah indahnya bersamamu
Dilayari suara manusia yang ceria akan disini
Hati kita bahagia
Hanyutlah perasaan cinta yang lama terjalin denganmu
Bersamamu, menunggu senja di tepi pantai
Agar kita bisa mengukir nama cinta disini
SEKARANG

Sekarang mungkin kau harus disampingku
Dekati aku, dengan perasaan yang seperti dulu
Biar kau jadi milikmu lagi
Dan mengapa tidak, bila sekarang aku masih mencintaimu
Sekarang kau ingin aku hadir dalam nyatamu ketika kamu menginginkan aku segera
YANG AKU MINTA

Yang aku minta hatimu
Yang aku minta cintamu
Yang aku minta perasaanmu
Yang aku minta kasih sayangmu
Dari hatiku aku pasrahkan keinginan mendapatkanmu

Dari hari dan tahun aku menantimu
Sejak dari kau tahu lalu menghindar
Bila airmata rindu menetes
Di atas harapan dibawah keinginan menggapaimu
Terdampar hidup mengagumimu disisi hidupmu
Meski kau tak tahu
Bila hati kuat mengikat yakin yang ku dapat putus asa

Lalu pupuslah harapanku
Nyanyian cinta aku dendangkan sudah
Untuk agar kau jatuh hati padaku
Yang aku minta, kamu mencintaiku
Biar aku tak menunggu lama dan nanti
Biar sakit, aku tetap mencintamu
AKU CINTA

Walau perasaan bergejolak dijiwa
Segala hati untuk dia
Aku tetap mencintainnya
Biar aku buktikan cinta
Lagi hati tak mau menyakiti

Merindukan cinta dengan menangis

Tidakkah dia tahu aku menelungkupkan raga
Memohon agar dia datang dengan kasih sayang
Yang membelai perasaan memenuhi keinginan hati

Biar kita jauh memanggil mimpi untuk bersama

Kuserahkan waktu anganpun melayang
Mari kita cari hati kita agar serasa hidup bersama
KITA TAK BERSAMA

Bila kau tahu untuk siapa aku menunggu
Yang berkenang masa lalu bersamamu dulu
Kita sudah tak bersama lagi
Mari kita benahi perasaan ini
Kongkalingkong permainan perasaan kita buat rapi
Agar tak jadi sakit hati
Demi harga diri
Kau selalu berlarian

Ucapan sepenggal kita tak bersama
Kau ingat kita menyatu dulu
Disini aku mengira kau mencintaiku selamannya
Masih terkenang dan mengingat
Tapi hati sedang mengeluh
Dalam hati sudah terluka
Dan aku tak mau bersamamu lagi
SEKTETKU

Sajak enam seuntai
Menyusun kata dari jelmaan diri sendiri
Aku meratapi nasib dengan menangis berduka lalu
Dengan kenangan yang memilu pilu harapan
Berharap pada cinta memenuhi keinginan jiwa
Dalam bahasa tubuh menyatukan hasrat perempuan
Dimana cinta disitu kita berdua
Dihari pada waktu lalu
Inilah seuntai enam sajakku, sekteku
PENANTIANNYA SEORANG AZZAR

Menit jam itu
Sore datang senja pelan-pelan
Dan anak bertelanjang dada berlarian
Meramaikan sekitar kehidupan yang menanti
Menangisi perasaan dulu
Kerinduan yang gelap memiliki
Kemudian bayangan dan angan jiwannya adalah pelebur rindu
Wajahku tersadar ketika berkaca di air telaga itu

Memandangi diri habis menangis
Memandang air aku usap pada wajahku
Agar aku bisa tersenyum dan menyapa cinta lagi
CINTA PEREMPUANKU

Cinta itu telah membunuhku
Cinta itu telah menghanyutku dengan rayuan janji manis
Lewat perasaan perempuan yang ingin mendapatkan cinta
Cinta telah menghanyutku dengan rayuan janji manis

Lewat bibir dan ucapan yang lemah lembut
Perempuanku, dengan cukup pandai melemaskan hatiku lewat facebook yang berlayar

Deru hasrat yang bergejolak kuat
Harapan dan ingin terungkap perasaan cinta
Adanya aku membalasnya
DI HILLES

Di masa hilles ini
Anak hidup kembali
Dan para mereka menggertak, merajai, menguasai
Sambut para lesbian berkarya
Didepan ia mulai bersajak bersama dengan para penulis
Tak mau mengenalkah?
Bila aku berada di hilles bersama anak-anak yang belajar bersajak
Difacebook, kulepaskan puisi mati arti dan tak berarti
SAJAK CAFE TENDA BIRU

Dalam malamku
Aku masih bersama kawan
Biar susah datang dulu
Mengingat aku ingin menulis cerita nanti
Lenteramu penerang saat aku menulis
Di atas cafe tenda biru
Lampu sorot kota warna warni
Dengan awan malam bergulung mendung
Bersama nyala lilin dikelam malam ramainya air di kali
Aku tahu diri
Berkejaran dengan harapan dan ingin
Biar dimeja ini aku ketuk dengan penaku
Agar berbunyi suara cerita anak yang tersisihkan
LAMBAIAN PATAH HATI

(1)
Dia pergi
Tak ada hati, tak ada cinta
Kini aku dalam rasa kehilangan
Siapa diri ini yang tak berdaya ?
Aku dengar ucapannya yang tak ingin hatiku lagi
Dalam hidup, dalam hati, dalam cinta, dalam rasa
Haripun terasa berbeda

Menggertak hatiku yang tak mau kehilangan dia
Segala kenangan, segala sesal, segala ma’af
Tak dapat membuatkan cintanya kembali
Selamat tinggal, kekasih hatiku yang dulu singgah dalam relung jiwaku
Kelak nanti akan mungkin kembali
Aku akan dapati bahagia bersamamu
Hatiku kau akhiri dengan semua kenangan terindahmu
Ku tak bisa hidup tanpamu
Kembalilah !!
Hanya kau dan aku akan tinggal nama tanpa cintamu di sebuah facebook dan dalam hidupku
Dia pergi, menuju ketenangan hati tanpa cintaku lagi

Aku mohon kembalilah !!
(2)

Aku nyanyikan sajak kataku
Agar jadi lagu saat hatiku retak
Lalui hidup tanpa cintamu
Mengapa ini terjadi ?

Kaupun pergi, mungkin untuk selamannya
Temukanmu dalam kenangan
Kuputar kisah cinta kita
Untuk teman rinduku dalam jiwaku
Yang melingkari hatiku yang kehilanganmu
Tercambuk rasa penyesalan yang terdalam
Hidupku tanpa harapan lagi
Tiba-tiba ku ingat kapan kita pernah menyatu dulu
Ku tak mungkin meninggalkanmu
Dengan hati seperti ini
Sampai aku tak tahu diri
Biar kau buat hatiku seperti ini

Ku tak mungkin menjauhimu
Dengan hati seperti ini
Sampai memilihmu
(3)

Disini aku dalam kesendirian
Mengenang cinta yang baru saja pergi
Didalam hatiku penyesalan yang teramat sangat
Mengapa kau lakukan ?

Rindunya hatiku, sampai kemarin ditepian jalan
Dibawah gedung berteduh karena hujan semalam
Berteman dengan kedinginan
Hiduplah malam yang sepi itu
Yang tak sepi angan, mimpi dan harapan
Disitu aku mengerti akan cintaku yang tulus
Disana aku menjemput demi hati
Kau telah berlalu pulang
Kehidupan yang lelah dan hati resah
Dinginnya ditepian jalan
Entah apa yang ku cari
Berhenti sejenak untuk bermimpi lepas lelah
Biar esok hari aku lanjutkan tuk cintamu
Tapi kau telah pergi
Bias bayanganmu

Dalam kalbu terus menari
Menghanyutkan hati, menyusupi jiwa setiap aliran darah dan nafasku
Ku tahu kau marah padaku
Entah pulang lewat kendara malam, tangis malammu bercucuran
Dan ku sedang terpelanting diperjalanan
Untuk hanya bertemu dan bersamamu
Akhirnya kau tak ada
Sepi, hanya sepi di antara hujan di malam hari
Aku pulang dengan kesalahan dan penyesalan
SESALKU

Disini segala sesalku menjejal dadaku
Berlarian ucapan kata bersajak selembar
Seuntai bait telah tercipta
Agar semua terungkap sudah
Segala perasaan yang menyesal ini
Sesalku, pahitku, deritaku

Disini aku dapati siksa sesalku****