Puisi Hari Pahlawan 2014

Puisi Hari Pahlawan 2014 Puisi Hari Pahlawan merupakan kumpulan untaian kata kata yang dikumandangkan secara apik agar kita sebagai generasi muda bangsa Ini, mengingat kembali jasa-jasa para pahlawan pendahulu kita. dimana Para pahlawan kita rela mengorbankan Jiwa Raga serta hartanya demi tegaknya sang Merah Putih dan Pancasila di bumi Nusantara Ini. Berikut dibawah ini beberapa contoh puisi hari pahlawan yang kata Ilmu ambil dari internet, simaklah

Demi Kemerdekaan 

demi negeri
kau korbankan waktumu
demi bangsa
rela kau taruhkan nyawamu
maut menghadang didepan
kau bilang itu hiburan

nampak raut wajahmu
tak segelintir rasa takut
semangat membara dijiwamu
taklukkan mereka penghalang negeri

hari-harimu diwarnai pembunuhan, pembantaian
dihiasi bunga-bunga api
mengalir sungai darah disekitarmu
bahkan tak jarang mata air darah itu
muncul dari tubuhmu
namun tak dapat runtuhkan tebing
semangat juangmu

bambu runcing yang setia menemanimu
kaki telanjang tak beralas
pakaian dengan seribu wangi
basah dibadan kering dibadan
kini menghantarkan indonesia
kedalam istana kemerdekaan
====
Hai Pahlawan


Hai pahlawan!
Jasamu telah terpatri
Menyatu dalam sanubari
Meneroka dalam hati

Hai pahlawan!
Tugasmu telah tunai
Baktimu telah terijabahi
Berkat Rahmat Illahi

Hai pahlawan!
Suri tauladanmu takkan terganti
Tanda setiamu pada ibu pertiwi
Korbankan jasmani dan rohani

Hai pahlawan!
Tolong bantulah kami
Membangun jiwa-jiwa yang terbuai
Untuk menegakkan daulat negeri ini
===
BAMBU RUNCING


mengapa kau bawa padaku
moncong bayonet dan sangkur terhunus
padahal aku hanya ingin merdeka
dan membiarkan nyiur-nyiur derita
musnah di tepian langit

karena kau memaksaku
bertahan atau mati
dengan mengirim ratusan bom
yang kau ledakkan di kepalaku
terpaksa aku membela diri
pesawat militermu jatuh
ditusuk bambu runcing
dan semangat perbudakanmu runtuh
kandas di batu-batu cadas
kota surabaya yang panas!
===
BUKU HARIAN PRAJURIT
Oleh: Mansur Samin

Malam tengadah di atas kaca
akan sepi bermukim asing di sini
napas sisi jendela, jeriji besi-besi tua
menghisap angin dingin atas kekerdilan hati

Mengapa palu itu tak segera memutus
apah mereka tahu aku bukan pembunuh
hukum dunia mengnal noda untuk kira-kira
dada bunda hanya kenal sorga atau neraka

Malam tengadah di atas kaca
jauh dari hati melebur hari-hari pergi
kalung mentega, lonceng gereja dan layap mata
diliput batin ini antara hidup dan mati

kalaupun sesal tinggal dendam
berbeda harap dengan permintaan

Demi hukum keadilan, haii anak lajang!
tabir dosa kekal adalah garis penyelesaian
memberatimu saksi tangan, titik bukti tebal
adakah misal satu-satunya kau kenal?

Begitu hati, wahai hati yang takut mati
sampaikan salam dunia dan diri sepi
kuyup mata, ruang dahaga dan doa setiap bunda
tiada mengharapkan dosa

Demi hukum keadilan haii anak lajang!
kami bawakan pelita melewati jalan-jalan sesal
kitab suci, sumpah murni dan tangis hati
akan memberkahi segi-segi yang bakal lahir

Dalam pemeriksaan dan misal kelanjutan
lenyap nilai jawab di tubuh jatuh terlentang

Dari hati yang tersirat, pengadilan yang terhormat!
aku bukan pembunuh Tuhan pun tahu
hidup ini bermain pada kira-kira dan sia-sia
dosa kita mencari bukti dalam misal

Jika salamku hilang ke tengah dunia
kasih pada hari-hari silam belum berakhir
dengan dosaku dan kemelut tahun yang berduka
tinggal garis henti, semua kata hilang arti.

Demikianlah Kumpulan Puisi Hari Pahlawan tahun 2014 ini, semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi bagi kita semua.[ki]