Cara Mengajukan Pinjaman KUR BRI


Cara Mengajukan Pinjaman KUR BRI KUR atau Kredit Modal Usaha Rakyat merupakan Program Kredit Bank BRI Kepada Masyarakat Indonesia terutama buat usahawan menengah kebawah. Bunga KUR relatif murah, sehingga banyak orang yang ingin pinjam Modal lewat KUR Bank Rakyat Indonesia, lantas gimana sih cara mengajukan perhohonan dan Syarat Kredit KUR BRI Terbaru 2013 ? berikut ulasannya.

Kredit Modal Kerja dan atau Kredit Investasi dengan plafon kredit sampai dengan Rp 500 juta yang diberikan kepada usaha mikro, kecil dan koperasi yang memiliki usaha produktif yang akan mendapat penjaminan dari Perusahaan Penjamin. KUR Bertujuan Meningkatkan akses pembiayaan UMKM & K kepada Bank. Pembelajaran UMKM untuk menjadi debitur yang bankable sehingga dapat dilayani sesuai ketentuan komersial perbankan pada umumnya (Sebagai embrio debitur komersial). Diharapkan usaha yang dibiayai dapat tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan.


Jenis jenis KUR BRI

KUR Mikro

Calon debitur adalah individu yang melakukan usaha produktif yang layak. Memiliki legalitas yang lengkap : KTP / SIM dan KK; Lama usaha minimal 6 bulan.

KUR Ritel

Calon debitur adalah individu (perorangan / badan hukum), Kelompok, Koperasi yang melakukan usaha produktif yang layak. Memiliki legalitas yang lengkap : Individu : KTP / SIM, & KK. Kelompok : Surat Pengukuhan dari Instansi terkait atau Surat Keterangan dari Kepala Desa / Kelurahan atau Akte Notaris. Koperasi / Badan Usaha Lain : Sesuai ketentuan yang berlaku. Lama usaha minimal 6 bulan. Perijinan : Plafond kredit s/d Rp. 100 juta : SIUP, TDP & SITU arau Surat Keterangan Usaha dari Lurah/Kepala Desa. Plafond kredit > Rp. 100 juta : Minimal SIUP atau sesuai ketentuan yang berlaku.

KUR Linkage Program (Executing)

Calon debitur adalah BKD, Koperasi Sekunder, KSP/USP, BPR/BPRS, Lembaga Keuangan Non Bank, Kelompok Usaha, LKM diperbolehkan mendapatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan namun tidak sedang menikmati Kredit Program Pemerintah. Memiliki legalitas yang lengkap : AD/ART; Memliki ijin usaha dari pihak yang berwenang; Pengurus aktif; Lama usaha minimal 6 bulan.

KUR Linkage Program (Channelling)

Calon debitur adalah : End user, yang tidak sedang menikmati KMK atau KI dan atau Kredit Pemerintah, namun Kredit Konsumtif diperbolehkan. Lembaga Linkage, diperbolehkan sedang mendapatkan pembiayaan dari Perbankan maupun Kredit Program Pemerintah. Legalitas: end user, sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

Persyaratan Kredit KUR BRI

KUR Mikro
  • Plafond kredit maksimal Rp 20 juta.

  • Suku bunga efektif maks 22% per tahun.

  • Jangka waktu & jenis kredit : KMK : maksimal 3 tahun. KI : maksimal 5 tahun.

  • Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi. KMK : maksimal 6 tahun. KI : maksimal 10 tahun.
  • Agunan : Pokok : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak). Tambahan : Sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana.
KUR Ritel
  • Plafond kredit > Rp 20 juta s/d Rp 500 juta.

  • Suku bunga efektif maks 14 % per tahun.

  • Jangka waktu & jenis kredit: KMK : maksimal 3 tahun. KI : maksimal 5 tahun

  • Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi. KMK : maksimal 6 tahun. KI : maksimal 10 tahun

  • Agunan : Pokok : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak). Tambahan : Sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana.
KUR Linkage Program (Executing)
  • Plafond kredit : Plafond maks Rp. 2 M. Pinjaman BKD, KSP/USP, BMT, LKM ke end user maks Rp. 100 juta.

  • Jangka waktu & jenis kredit: KMK : maksimal 3 tahun. KI : maksimal 5 tahun

  • Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi. KMK : maksimal 6 tahun. KI : maksimal 10 tahun

  • Suku bunga : Lembaga Linkage : Efektif maksimal 14 % per tahun.

  • Dari Lembaga Linkage ke UMKM : Efektif maksimal 22 %.

  • Agunan : Pokok : Piutang kepada nasabah. Tambahan : sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana.
KUR Linkage Program (Channelling)
  • Plafond kredit sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

  • Jangka waktu & jenis kredit: KMK : maksimal 3 tahun. KI : maksimal 5 tahun

  • Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi. KMK : maksimal 6 tahun. KI : maksimal 10 tahun

  • Suku bunga : sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

  • Agunan : Pokok : Piutang kepada nasabah. Tambahan : sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana.

Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di 2012 mencapai Rp. 34.230 triliun, jumlah ini melampaui target pemerintah sebesar Rp. 30 triliun. Oleh karenanya pada tahun 2013 ini Pemerintah meningkatkan target KUR menjadi Rp. 36 triliun. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa optimis target penyaluran KUR 2013 akan melampaui target seperti realisasi penyaluran KUR di 2012 yang mencapai Rp. 34.230 triliun. Lebih lanjut ia mengatakan penyalur kredit terbesar tetap disalurkan oleh Bank BRI yang mencapai Rp. 19 triliun, dan dilanjutkan Bank BNI sebesar Rp. 4,17 triliun, Bank Mandiri sebesar Rp. 3,6 triliun, BTN sebesar Rp. 1,25 triliun dan Bank Bukopin sebesar Rp. 450 miliar, Bank BNI Syariah sebesar Rp. 200 miliar, dan 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp. 5,25 triliun. Sebelumnya di 2012 realisasi distribusi penyaluran KUR sebesar Rp. 34.230 triliun, dimana BRI sebesar Rp. 19.78 triliun, BNI sebesar Rp. 4.172 triliun, Mandiri sebesar Rp. 3.795 triliun, BTN sebesar Rp. 1.366 triliun, Bukopin sebesar Rp. 395 miliar, BSM sebesar Rp. 1.267 triliun, BNI Syariah sebesar Rp. 41.750 miliar dan 26 BPD sebesar Rp. 3.413 triliun. Kedepan pemberian KUR tidak akan berhenti pada sisi penyaluran kredit perbankan tetapi akan dikaitkan dengan pengentasan kemiskinan baik antar daerah maupun kelompok masyarakat.[ki]