• Subscribe via RSS

Contoh Ceramah Tarawih

Contoh Ceramah Tarawih Bulan Puasa akan segera tiba, Pada Bulan Ramadhan 1434 H atau 2013 M ini, merupakan moment yang tepat untuk membersihkan diri dari segala khilaf dan dosa selama 11 bulan yang kita lewati, Moment Ramadhan merupakan Mement Beribadah. Salah satu bentuk Ibadanya adalah Shalat Sunnat Tarawih. selama sebulan penuh, nah Mungin ada diantara anda yang akan menjadi penceramah sebelum shalat Tarwih ??? dan mencari referensi atau Contoh Ceramah Tarwih ??. Ada banyak materi yang bisa kita angkat dalam mebawakan ceramah atau kuliah Tarawih. temanya antara lain tentang Puasa, Zakat, Malam llailatul qadr, dan lain, lain.

Untuk lebih memantapkan diri, sebaiknya anda menyimak contoh Ceramah Ramadhan dibawah ini:

Urgensi Zakat Sebagai Pembersih Harta

Assamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.....

Puji Syukur Kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan RidhaNya Jualah sehingga pada malam yang penuh berkah ini, kita Dapat Berkumpul di Masjid ini. Tak Lupa Kita kirimkan salam dan shalawat kepada Junjungan Kita Nabiullah Nabi Besar Muhammad SAW.

Sidang jamah Tarawih yang berbahagia...

Pada kesempatan kali ini saya akan mengangkat Thema: Urgensi "Zakat Sebagai Pembersih Harta". Dalam surah At-Taubah ayat 103 Allah SWT berfirman, yang artinya:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan. dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Zakat berarti subur atau tumbuh. Nah, sesuai dengan artinya ketika kita mengeluarkan sebagian harta kita untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat, maka kita telah menyuburkan harta kita serta membuka jalan rezeki kita.

Sidang Jamaah Tarawih yang Insya Allah Dirahmati Allah...

Dalam Surah Lain, Allah SWT berfirman dalam surah At-Taubah ayat 60 yang artinya:
“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.
Namun terkadang kita merasa bahwa ketika kita berzakat atau bersedekah, harta kita akan berkurang dan kita akan dirugikan. Ini adalah pemikiran yang keliru, karena sangat jelas kata Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 261 yang artinya :
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Dari ayat tersebut apa yang dapat kita pahami?

Pahala bagi orang-orang yang senantiasa menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah sangat besar, dalam ayat ini disebutkan bahwa satu sedekah yang kita keluarkan akan dibalas oleh Allah menjadi tujuh ratus dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah dan bertambah lagi karena kita bersedekah dengan hati yang ikhlas dan rasa syukur.

Sidang jamaah Tarawih Yang Berbahagia....

Sedekah itu akan menambah harta kita bukan mengurangi. Memang pada saat itu dalam pandangan kita sebagai manusia, harta yang kita miliki berkurang tapi  sesungguhnya disisi Allah harta yang kita keluarkan tersebut telah menjadi berlipat ganda.

Sedekah yang kita keluarkan adalah untuk kita sendiri bukan untuk orang lain. Hakikatnya apa yang kita miliki sekarang ini adalah kepunyaan Allah. Jadi mengapa kita harus kikir dan “makeddi” untuk mengeluarkan harta yang hanya berupa titipan yang suatu waktu tanpa kita sadari akan kita tinggalkan. Yang sebenarnya kita miliki sekarang ini adalah apa yang telah kita sedekahkan, yang kita sumbangkan dijalan Allah, itulah bekal kita yang sesungguhnya. Berbeda dengan keyakinan orang-orang China, ketika mereka meninggal dunia mereka ditempatkan dalam peti beserta seluruh harta benda mereka, yang mereka yakini menjadi bekal bagi mereka dalam kubur. Tapi, itu hanyalah sia-sia karena tidak mungkin harta yang kita punya di dunia bisa ikut ke akhirat bersama kita. Itu adalah suatu omong kosong.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 268:
 “Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia[170]. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Dalam hal ini kita harus yakin dengan apa yang kita amalkan bahwa kita tidak akan dirugikan dengan berzakat dan bersedekah karena Allah akan membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda.

Allah SWT berfirman:
“Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).”
Sidang jamaah Tarawih yang Berbahagia...

Untuk menutup Ceramah Tarawih Singkat ini, maka izinkanlah saya menarik kesimpulan pada ceramah saya kali ini.

Dengan berzakat dan sedekah harta kita tidak akan berkurang tapi sebaliknya akan bertambah. Zakat dan sedekah adalah untuk diri kita sendiri bukan untuk orang lain. Sebuah doa yang terdapat dalam Surah Thaha yang biasa disebut dengan ayat “seribu dinar”. Insya Allah dengan membaca doa ini setiap pagi dan sore hari Allah akan membantu kita dalam menghadapi masalah dan memberikan jalan keluar atas masalah kita tersebut serta jalan rezeki kita akan dibukakan oleh Allah SWT.

Demikian ceramah Tarawih yang saya sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua,banyak salah kata mohon maaf yang sebesar-besarnya. Wal hitaufik wal hidayah. Wassalamu’alaikum warahmatulahi wabarakatuh

Demikianlah artikel yang betema Contoh Ceramah Tarawih, semoga bermanfaat tentunya.[ki]
Description: Contoh Ceramah Tarawih Rating: 5.0 Reviewer: Amir Al-Maruzy ItemReviewed: Contoh Ceramah Tarawih
Komentar Anda Adalah Sumbangsih Yang Tak Ternilai Untuk Kata Ilmu
previous previous