Mandul Ciri Ciri Kemandulan dan Solusinya


Mandul Ciri Ciri Kemandulan dan Solusinya Sahabat sekalian, pada kesempatan kali ini Kata Ilmu akan berbagi artikel mengenai mandul, ciri ciri mandul dan solusinya. Mandul merupakan keadaan tidak mampu hamil karena indung telur mengalami kerusakan sehingga tidak mampu memproduksi sel telur untuk wanita. Mandul bagi pria ialah tidak mampu menghasilkan kehamilan karena buah pelir tidak dapat memproduksi sel spermatozoa sama sekali.  Baik pria maupun wanita yang mandul tetap mempunyai fungsi seksual yang normal. Tetapi sebagian orang yang mengetahui dirinya mandul kemudian mengalami gangguan fungsi seksual sebagai akibat hambatan psikis karena menyadari kekurangan yang dialaminya. Kata mandul digunakan untuk menyebut pasangan suami istri yang belum mempunyai anak walaupun telah lama menikah.

Padahal pasangan suami istri yang belum mempunyai anak setelah lama menikah tidak selalu mengalami kemandulan. Yang lebih banyak terjadi adalah pasangan yang infertil atau pasangan yang tidak subur. Menurut penelitian, di Indonesia diduga terdapat sekitar 10-15 persen pasangan suami istri yang mengalami hambatan hamil, meliputi pasangan mandul dan infertil.


Ciri Ciri kemandulan

Untuk Pria

Sperma yang baik adalah yang memiliki volume sekitar 2 sampai 5 mililiter, berbau khas (bukan berbau busuk), mencair dalam waktu kurang dari satu jam jika berada di luar organ reproduksi wanita, dan berwarna putih keruh dengan kekentalan yang normal. Secara mikroskopis, sperma dikatakan berkualitas jika spermatozoa yang terkandung dalam setiap mililiter sperma berjumlah sekitar 20 sampai 40 juta dengan 30 persen di antaranya berbentuk normal, mobilitasnya bagus (gerak lurus dan cepat), dan tidak ada aglutinasi (dua spermatozoa yang melekat). Jika syarat-syarat tersebut kurang terpenuhi maka akan terjadi beberapa kelainan pada sperma yang dihasilkan, seperti oligozoospermia (jumlah spermatozoa yang dihasilkan kurang dari 15 juta), astenozoospermia (gerakan spermatozoa tidak normal, zigzag atau bahkan melengkung), teratozoospermia (jumlah spermatozoa yang normal jauh di bawah 30 persen), azoospermia (sperma yang dikeluarkan hanya berupa cairan saja sehingga tidak mengandung spermatozoa), dan aspermia (tidak ada sperma yang dikeluarkan).

Untuk wanita

Bagi wanita sehat yang berusia dibawah 30 tahun, mereka tidak perlu khawatir akan mandul kecuali mereka telah berusaha selama setahun untuk sekedar hamil. Bila hal ini terjadi baru mereka harus ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesuburan. Sang suami harus menyertai ke dokter untuk mendiskusikan kemungkinan kegagalan hamil disebabkan oleh pihak suami. Bagi wanita yang berumur diatas 30 tahun, mereka harus segera ke dokter untuk memeriksa kesuburan meskipun usaha yang dilakukan hanya 6 bulan. Kemampuan seorang wanita yang berusia diatas 30 tahun untuk hamil akan menurun dengan cepat. Beberapa masalah kesehatan yang meningkatkan resiko terjadinya kemandulan antara lain : Haid yang tidak teratur atau tidak muncul sama sekali; Nyeri haid yang diluar kebiasaan; Endometriosis; Penyakit radang panggul dan Keguguran lebih dari sekali.

Cara Mengatasi kemandulan

Satu hal yang mutlak harus diperhatikan ialah apakah masalah yang terjadi suatu kemandulan ataukah infertilitas (gangguan kesuburan). Kemandulan tidak sama dengan infertilitas (gangguan kesuburan), tetapi kedua istilah ini sering dikacaukan. Acapkali pasangan disebut mandul padahal sebenarnya tidak subur (infertil). Bagi banyak pasangan suami istri istilah mandul terkesan sangat menakutkan bahkan terasa seperti sesuatu yang tidak punya harapan lagi.

Dalam keadaan normal dan tanpa menggunakan kontrasepsi, kehamilan terjadi pada 60 persen pasangan suami istri dalam waktu 6 bulan, pada 80 persen pasangan dalam waktu 9 bulan dan pada sekitar 90 persen pasangan suami istri dalam waktu 1 tahun. Pasangan suami istri yang telah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu tahun tetapi belum mampu hamil dan melahirkan anak hidup disebut pasangan infertil atau pasangan tidak subur. Berarti pasangan tersebut mengalami masalah infertilitas (ketidaksuburan). Pada pasangan infertil, pihak suami masih mempunyai sel spermatozoa tetapi tidak dalam parameter normal karena mengalami suatu gangguan. Di pihak lain, pihak istri masih mempunyai sel telur tetapi mengalami gangguan, misalnya dalam perjalanan untuk masuk ke dalam rahim melalui saluran telur.

Tahap Tahap Diagnosa Kemandulan

Pada tahap awal sebaiknya pasutri memeriksakan diri secara bersama-sama, kemudian pemeriksaan suami dan istri dilakukan terpisah. Tahapan pemeriksaan adalah:



  • Tahap wawancara. Tahap awal merupakan wawancara untuk pengum­pulan data-data pasien tentang jati diri, riwayat kesehatan, riwayat perkawinan terdahulu dan sekarang, riwayat infertilitas, riwayat hubungan seksual, dan riwayat reproduksi.

  • Tahap pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik baik suami maupun istri meliputi: Keadaan fisik secara umum, seperti tinggi, berat, sebaran rambut, dan lain-lain. Keadaan alat-alat reproduksi, seperti testis, vagina, klitoris, rahim, dan lain-lain.

  • Tahap pemeriksaan laboratorium: Pemeriksaan ketidaksuburan Pria. Analisis sperma untuk mengetahui mutu air mani dan spermatozoanya, meliputi jumlah sperma/ml, bentuk, gerakan, jumlah dan persentase yang hidup serta pencairan air mani. Pemeriksaan ketidaksuburan Wanita Pemantauan ovulasi, untuk menentukan apakah ovarium menghasilkan sel telur yang matang. Penilaian rahim dan saluran telur. Analisis infeksi TORSH-KM (toksoplasma, rubella, sitomegalus, herpes simpleks, klamidia, mikoplasma). Uji pasca-sanggama (UPS) untuk melihat apa­kah air mani sudah memancar dengan baik ke puncak vagina selama sanggama.

  • Pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan endoskopi adalah pemeriksaan dengan menggunakan alat teleskop (teropong) yang dimasukkan ke dalam rongga tubuh melalui saluran alami. Dengan pemeriksaan ini dimungkinkan bisa melihat keadaan saluran mulut rahim, rongga rahim, mulut dalam saluran telur, mengetahui berbagai kelainan di dalam rongga panggul (pelvis) atau rongga perut (abdomen) serta mengetahui kondisi bagian dalam saluran telur, melihat suatu gangguan fungsi dan anatomik ujung saluran telur atau cekungan di belakang rahim. Pemeriksaan endoskopi tidak dilakukan begitu saja pada semua wanita, melainkan harus dengan dasar yang jelas, misalnya pada wanita infertil yang telah melakukan pemeriksaan infertilitas dasar sebelumnya tetapi belum diketahui penyebab infertilnya, dan pada wanita yang diduga adanya endometriosis, miom, tumor atau kanker rahim. Ingin Mengetahui Solusi punya anak secara alami, pasangan mandul ?? Beli Buku Tips Cepat hamil, Klik DISINI.
Demikialah artikel mengenai mandul, ciri ciri kemandulan dan selusinya. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ki]