MANUSIA: PENCIPTAAN KEHIDUPAN DAN AKHIR

Manusia: Penciptaan Kehidupan Dan Akhir – Sahabat sekalian, sesungguhnya mahluk yang diciftakan tuhan yang paling mulia adalah Manusia. lalu apakah manusia itu?, bagaimana diciftakan?, Diperuntukkan untuk apakah manusia itu dan pada akhirnya akan kemanakah manusia itu?. Blog ini akan mencoba menguraikannnya secara sederhana.
Penciptaan Manusia
Manusia adalah salah satu mahluk Hidup yang diciftakan di dunia ini, dari Kitab yang pernah diturunkan (al-Qur’an dan Injil), Manusia itu diciptakan di Muka bumi oleh Tuhan dari tanah. Manusia pertama yang diciptakan Tuhan adalah Adam. Jika dirunut dari tahun penciftaan manusia, maka akan didapatkan fakta yang telah diuji secara ilmiah, bahwa awal mula kehidupan manusia terjadi pada masa Kenozoikum, zaman Kuarter Kala Pleistosen sekitar 3 juta tahun yang lalu. Dari adam inilah kemudian diciftakan Pendamping Adam dari lain jenis yang dikenal dengan nama Eva atau Sitti Hawa. Dari sini kemudian hingga saat ini manusia terus akan beranak pinak.
Unsur Manusia
Unsur manusia terdiri dari 3 unsur yakni:
  • Jasmani. Terdiri dari Air, Kapur, Angin, Api dan Tanah.
  • Ruh. Terbuat dari unsur cahaya. Fungsinya hanya untuk menghidupkan jasmani saja.
  • Jiwa. Jiwa terdiri dari  tiga unsur yakni:  unsur pertama adalah darah hitam, dipengaruhi sifat Jin, sifatnya adalah: Rakus, pemalas, Serakah, dll. Unsur kedua adalah kebendaan yang menjadi beban masyarakat. Unsur kedua adalah Darah merah yang dipengaruhi oleh sifat Iblis, Sifatnya adalah: Sombong, Merusak, Angkara murka dll. Menjadi pengacau masyarakat. Unsur Ketiga adalah darah Putih yang dipengaruhi sifat malaikat, Sifatnya adalah: Bijaksana, Tenang, Berbudi luhur, Berachlak Tinggi dan Mulia- Menciptakan kedamaian dan kasih sayang.
Jiwa manusia
Alat dari pada Jiwa yaitu otak, yang terdiri atas 3 bagian juga:
  • Akal (timbangan) haq atau bathil
  • Pikir (hitungan) Untung rugi
  • Zikir (ingatan) Ingat Tuhan
Jadi kalau diibaratkan mobil maka jasmani ini adalah Body daripada mobil sedangkan Ruh sebagai Accu yang sifatnya hanyalah sebagai yang menghidupkan saja dan Jiwa adalah sopir atau yang mengendalikan dari pada mobilnya dimana dialah yang bertanggung jawab atas keselamatan dari pada mobil itu sendiri. Jadi Disini jelaslah bahwa yang dikatakan manusia itu adalah Jiwanya dimana dialah yang bertanggung jawab atas perbuatanya. 
Kepribadian manusia
Kepribadian manusia ada tiga:
  • Taat atau beriman kepada Tuhan
  • Tidak mengakui akan adanya sang pencipta
  • Munafik (seolah-olah beriman namun didalam hatinya adalah tidak mengakui Tuhan).
Guna manusia Ada Di Bumi ini
Manusia sebagai mahluk yang paling mulia karena diberikan Otak atau akal untuk berpikir, semestinya semasa Hidup di Bumi tau dunia ini menjadi mahluk yang senantiasa berguna bagi Bumi dan isinya, dan tidak pernah berbuat yang bersifat negatif yang akan menghancurkan bumi ini baik secara fisik maupun secara non fisik.
Perjalanan Kehidupan Manusia:
Akhir Manusia di Bumi
Setelah manusia diciftakan dan dihadirkan di bumi, maka cepat atau lambat manusia akan mengalami apa yang dinamakan kematian atau ketiadaan. Jika jasad manusia telah ditinggalkan oleh roh atau jiwanya, maka jasadnya akan perlahan namun pasti akan hancur kembali ketanah. Dan Jiwa atau roh ini akan kembali ke alam keabadian di alam Akhirat sana.[am]