KEMATIAN ADESAGI KIERANA YANG MISTERI

Kematian Adesagi Kierana Yang Misteri - Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, yach begitulah kehidupan dunia fana ini penuh dengan misteri yang susah dan kadang tak dapat ditebak. Adalah Desainer kondang Kota bandung Adesagi Kierana ditemukan meninggal tidak wajar bersama temannya, Randy Yana  di kamar mandi sebuah rumah jalan Cimandiri 28 A Bandung, Ahad 1 Januari 2012 lalu. 
Hasil otopsi yang dilakukan oleh Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, penyebab kematian Adesagi dan Randy diduga akibat keracunan gas karbon monoksida yang berasal dari pemanas air.Sebuah tragedi pergantian tahun baru 2012 yang naas. Pemanas air berbahan bakar gas memang banyak dipakai warga kebanyakan. Pemakaian pemanas ini memang menjadi pilihan karena paling tidak, punya dua keuntungan. Selain harganya lebih murah, air panasnya juga cepat jadi.
(Alm) Adesagi Kierana
Tanpa ventilasi yang cukup untuk akses gas oksigen, pembakaran mesin pemanas bakal tak sempurna. Akibatnya menghasilkan gas beracun karbon monoksida.baca: Korban Adesagi, Waspada Racun Karbon Monoksida).
Selain berada di bagian atas, ventilasi di kamar mandi pemakai mesin pemanas berbahan gas juga disarankan ada di bawah. Gunanya agar gas karbon monoksida atau karbon dioksida yang berat dan mengalir turun bisa langsung keluar ruangan.
Disamping jasad adesagi dan teman prianya Polisi menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kematian desainer Ade Chandra Kirana Sagi alias Adesagi Kierana, 34 tahun, dan Randi Yana, 31 tahun. Informasi yang dihimpun Tempo dari lokasi kejadian, polisi menyita antara lain beberapa strip tablet besar dan kecil obat, juga dua buah kondom bekas pakai.
Polisi memang sudah menetapkan bahwa penyebab kematian Adesagi adalah gas di kamar mandi, tapi kenyataan bisa berkata lain, bisa saja desainer kondang bandung ini tewas karena overdosis atau ada penyebab lain dari kematian mereka, yach sebuah misteri.... tapi kita tunggu saja hasil kerja polisi selanjutnya dalam mengungkap penyebab kematian Adesagi Kierana selanjutnya.[am]