DOA BERHAJI UNTUK YANG MELAKSANAKAN HAJI

Doa Berhaji Untuk Yang melaksanakan HajiSahabat Sekalian, tidak lama lagi kloter demi kloter jamaah haji Indonesia akan segera meninggalkan tanah air menuju Tanah Suci Mekah Arab Saudi, untuk melaksanakan rukun islam yang ke-5. Sebelum melaksanakan ritual haji ditanah suci mekah, ada baiknya bagi yang akan segera berangkat, untuk betul-betul mengetahui tata cara dan rukun dalam berhaji, agar kita menjadi haji Mabrur.
Salah satunya adalah doa berhaji dibawah ini:

Bismillâhir Rahmânir RahîmAllâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli MuhammadAllâhumma Rabba syahri ramadhân munazzilal qur-ân, hâdza syahru ramadhân alladzî anzalta fîhil qur-ân, wa anzalta fîhi âyâtim bayyinâtim minal hudâ wal furqân. Allâhummarzuqnâ shiyâmahu, wa a’innâ ‘alâ qiyâmihi. Allâhumma sallimhu lanâ wa sallimnâ fîhi wa tasallimhu minnâ fî yusrin minka wa ‘âfiyah. Waj’al fîmâ taqdhî wa tuqaddiru minal amril mahtûm wa fîmâ tafruqu minal amril hakim fî laylatil qadri minal qadhâi alladzî lâ yuraddu wa lâ yubaddal, an taktubanî min hujjâji baytikal harâm, al-mabrûri hajjuhum, al-masykûri sa’yuhum, al-maghfûri dzunûbuhum, al-mukaffari ‘an sayyiâtihim, waj’al fîmâ taqdhî wa tuqaddiru, an tuthîla ‘umrî wa tuwassi’a ‘alayya minar rzqil halâl.
Artinya:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha PenyayangYa Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganyaYa Allah, Tuhannya bulan Ramadhan, Tuhan Yang Menurunkan Al-Qur’an, ini adalah bulan Ramadhan yang di dalamnya Kau turunkan Al-Qur’an, Kau turunkan ayat-ayat yang menerangkan petunjuk dan Al-Furqan. Ya Allah, karuniakan padaku kemampuan untuk melakukan puasa, bantulah aku untuk melaksanakan Qiyamul Layl. Ya Allah, selamatkan ia bagi kami, selamatkan kami di dalamnya, dan jadikan ia keselamatan bagi kami dalam kemudahan dan keselamatan dari-Mu. Jadikan dalam ketetapan-Mu dan takdir-Mu yang pasti dan dalam persoalan yang bijaksana yang Kau beda-bedakan dan Kau tetapkan pada Al-Qadar, ketetapan yang tak tertolakkan dan tak tergantikan, agar Engkau cacat aku tergolong pada orang-orang yang melakukan haji ke rumah-Mu yang mulia, yang terima haji mereka, yang diridhai sa’i mereka, yang diampuni dosa-dosa mereka, yang ditutupi kejelekan-kejelekan mereka. Dan jadikan dalam ketetapan-Mu dan takdir-Mu agar Kau panjangkan umurku, dan Kau luaskan bagiku rizki yang lalal. (Mafâtihul Jinân: bab 2, pasal 3).