Tanda Tanda Malam Lailatul Qadr

Tanda Tanda Malam Lailatul Qadr – Sahabat Sekalian, sebagai umat Muslim Kita hendaknya menemukan malam lailatul Qadr, meskipun hanya sekali saja. Malam lailatul Qadr adalah suatu malam yang terjadi pada bulan ramadhan, dan bila kita beribadah pada malam tersebut, maka ganjarannya sama saja dengan beribdah selama 1000 bulan, sungguh muar biasa malam lailatul qadr ini. Makanya kita mesti setiap saat berjaga untuk menantikan malam penuh berkah tersebut yakni malam lailatul qadr.
Malam lailatul qadr juga dikenal sebagai malam diturunkannya al Qur’an ke muka bumi ini, sebagai pedoman hidup yang benar baik didunia dan juga penuntun untuk mendapatkan surga jannatun di akhirat kelak. Malam 1000 bulan merupakan malam yang ditetapkan oleh Allah SWT sebagai malam yang paling istimewa di anatara malam, dan terjadi pada bulan ramadhan yang merupakan bulan yang teristimewa pula diantara 12 bulan lainnya.
Ciri-ciri malam lailatul qadr
Adapun ciri-ciri dari malam lailatul qadr malam 1000 bulan adalah sebagai berikut:
  • Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya. Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)
  • Terkadang terbawa dalam mimpi. Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum
  • Bulan nampak separuh bulatan. Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata, “Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim)
  • Udara dan suasana pagi yang tenang. Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)
  • Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan). Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam: “Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)
  • Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.
Demikianlah artikel mengenai topik malam lailatul qadr, malam 1000 bulan malam yang paling istimewa, semoga kita umat Islam mendapatkan malam lailatul qadr ini, Amien. [ki].