Aturan Dalam Berpuasa di Bulan Ramadhan

Aturan Dalam Berpuasa di Bulan Ramadhan – Sahabat sekalian kita sudah berada pada bulan Ramadhan 1435 Hijriyah. Nah untuk lebih mendalami tentang makna puasa, maka berikut ini ada sedikit hal-hal yang penting dalam berpuasa dibulan Ramadhan.


Keutamaan Bulan Ramadhan:
  • Bulan Ramadhan adalah: a. Bulan yang penuh Barakah. b. Pada bulan ini pintu Jannah dibuka dan pintu neraka ditutup. c. Pada bulan ini Setan-Setan dibelenggu. d. Dalam bulan ini ada satu malam yang keutamaan beramal didalamnya lebih baik daripada beramal seribu bulan di bulan lain, yakni malam LAILATUL QADR. e. Pada bulan ini setiap hari ada malaikat yang menyeru menasehati siapa yang berbuat baik agar bergembira dan yang berbuat ma'shiyat agar menahan diri. 
  • Keutamaan beramal di bulan Ramadhan antara lain : a. Amal itu dapat menutup dosa-dosa kecil antara setelah Ramadhan yang lewat sampai dengan Ramadhan berikutnya. b. Menjadikan bulan Ramadhan memintakan syafaa't. c. Khusus bagi yang puasa disediakan pintu khusus yang bernama Rayyaan untuk memasuki Jannah. 


Dan inilah rukun puasa:
  • Berniat sejak malam hari 
  • Menahan makan, minum, koitus (Jima') dengan istri di siang hari sejak terbit fajar sampai terbenam matahari (Maghrib), Wanita yang sedang haidh dilarang puasa sampai habis masa haidhnya, lalu melanjutkan puasanya. Di luar Ramadhan ia wajib mengqadha puasa yag ditinggalkannya selama dalam haidh.

yang diberi kelonggaran dalam Puasa Ramadhan adalah Orang Mu'min yang diberi kelonggaran diperbolehkan untuk tidak puasa Ramadhan, tetapi wajib mengqadha di bulan lain, mereka itu ialah :

  • Orang sakit yang masih ada harapan sembuh.
  • Orang yang bepergian ( Musafir ). Musafir yang merasa kuat boleh meneruskan puasa dalam safarnya, tetapi yang merasa lemah dan berat lebih baik berbuka, dan makruh memaksakan diri untuk puasa.

Orang Mu'min yang diberi kelonggaran diperbolehkan untuk tidak mengerjakan puasa dan tidak wajib mengqadha, tetapi wajib fidyah (memberi makan sehari seorang miskin). Mereka adalah orang yang tidak lagi mampu mengerjakan puasa karena :

  • Umurnya sangat tua dan lemah.
  • Wanita yang menyusui dan khawatir akan kesehatan anaknya.
  • Karena mengandung dan khawatir akan kesehatan dirinya.
  • Sakit menahun yang tidak ada harapan sembuh.
  • Orang yang sehari-hari kerjanya berat yang tidak mungkin mampu dikerjakan sambil puasa, dan tidak mendapat pekerjaan lain yang ringan. 

Yang membatalkan Puasa Ramadhan


  • Sengaja makan dan minum di siang hari. Bila terlupa makan dan minum di siang hari, maka tidak membatalkan puasa. 
  • Sengaja membikin muntah, bila muntah dengan tidak disengajakan, maka tidak membatalkan puasa. 
  • Dengan sengaja menyetubuhi istri di siang hari Ramadhan, ini disamping puasanya batal ia terkena hukum yang berupa : memerdekakan seorang hamba, bila tidak mampu maka puasa dua bulan berturut-turut, dan bila tidak mampu, maka memberi makan enam puluh orang miskin.
  • Datang bulan di siang hari Ramadhan ( sebelum waktu masuk Maghrib)

Yang diperbolehkan dalam waktu berpuasa


  • Menyiram air ke atas kepala pada siang hari karena haus ataupun udara panas, demikian pula menyelam kedalam air pada siang hari.
  • Menta'khirkan mandi junub setelah adzan Shubuh. 
  • Berbekam pada siang hari. 
  • Mencium, mencumbu istri tetapi tidak sampai bersetubuh di siang hari (hukumnya makruh)
  • Beristinsyak (menghirup air kedalam hidung) terutama bila akan berwudhu, asal tidak dikuatkan menghirupnya. 
  • Disuntik di siang hari.
  • Mencicipi makanan asal tidak ditelan. 

Demikianlah sedikit aturan dalam berpuasa dalam bulan Ramadhan, semoga bermanfaat tentunya. [ki ]