ARIFIANTO PENONTON KONTEN TIDAK SENONOH MUNDUR

Arifianto lagi beraksi disaat mengikuti sidang paripurna
Arifianto Penonton Konten Tidak Senonoh Mundur – Masih Ingat dengan Arifianto, anggota DPR RI dari Fraksi Partai keadilan Sejahtera (PKS) yang kedapatan nonton konten tidak senonoh di Tablet-nya, tatkala Ia mengikuti sidang rakyat di Senayan. Arifianto yang merupakan personel komisi lima DPR RI hari ini resmi mengundurkan diri menjadi wakil rakyat. Arifianto dalam koferensi pers pengunduran dirinya sebagai berikut:

Dengan seluruh kesadaran diri saya, tanpa paksaan dari siapa pun, dan pihak mana pun, demi kehormatan diri dan partai saya, setelah pernyataan ini, saya akan segera mengajukan kepada partai saya untuk mundur dari jabatan sebagai anggota DPR RI," kata Arifianto.
Betapa tidak, kejadian aneh ini memang sangat merusak citra kalangan DPR, disaat anggota Dewan yang terhormat bersidang, Arifianto asyik menonton konten tidak senonoh di tablet-nya. sungguh merugi negara membiayai orang seperti Arifianto ini, Anggota DPR digaji berpuluh-puluh juta perbulan, diberi fasilitas yang lengkap dan keren ditengah penderitaan sebagian besar rakyat Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan.
Tapi giliran bertugas atau membicarakan masalah rakyat, koq sempat-sempatnya Arifianto membuka kontent tidak senonoh. mana bisa Indonesia maju. Wakil rakyatnya saja ngefans sama yang namanya konten tidak senonoh. bejat sungguh bejat oknum dinegeri ini. jangan heran jika dalam pemberitaan media, sering diberitakan penemuan onggokan bayi yang dibuang karena bayi tersebut hasil hubungan gelap, jangan heran jika remaja atau ABG-ABG kita melakukan pergaulan yang serba bebas. karena kadang yang jadi panutan pun ternyata berotak bejat dan berprilaku tak senonoh.
apalagi Arifianto adalah anggota dari partai yang selama ini dicitrakan sebagai partai bersih dan peduli, atau partai yang berbasis dakwah, partai keadilan Sejahtera atau PKS. dimana gembar-gembor itu???? bagaimana sih pengkaderanmu PKS, anggota dewanmu saja ndak bisa kau bina, gimana mau ngurus rakyat. kalau begini terus apa kata dunia ???????. [ ]