REFRESING CERIA DI BANTIMURUNG

Refresing Ceria Di Bantimurung – Hari ini saya dan keluarga untuk kesekian kalinya ke Taman Wisata Bantimurung, apalagi kalo bukan refresing atau rekreasi untuk merefresh otak dan pikiran setelah 1 pekan melakukan aktifitas rutin yang kadang melelahkan.  Refresing ceria di Bantimurung. Taman Wisata alam Bantimurung adalah salah satu tempat rekreasi favorit di Propinsi Sulawesi Selatan, terletak sekitar 40 KM dari ibukota propinsi Sulawesi Selatan, Makassar dan 10 KM dari ibukota kabupaten Maros, Maros.
Pagi-pagi saya sudah berangkat kesana, kebetulan saya hanya mengendarai kendaraan roda dua, semilir sejuknya angin disepanjang perjalanan saya nikmati, sekedar diketahui gan, janan menuju ke Taman Wisata Alam bantimurung sudah lumayan bagus kesana, dan di sepanjang jalan kita akan disuguhi dengan persawahan masyarakat Maros yang sudah menguning dan di kedua sisi jalan berjejer pohon asam.
Sekitar jam 09.00 saya tiba di lokasi Taman Wisata alam bantimurung, dan bila kita memasuki areal, kita akan disambut dengan patung monyet dan kupu-kupu raksasa. Sekedar info lagi gan, arwal parkir baik kendaraan roda empat maupun roda dua cukup memadai di sana, kita cuman bayar RP. 5.000 tuk jasa parkir dan penitipan Helm, ditambah Rp. 1.000 untuk jasa parkir dari pemkab.
Setelah memarkir kendaraan saya, saya dan keluarga mengambil tiket tanda masuk, dan tarifnya Rp. 10.000 untuk orang dewasa dan Rp.5.000 untuk anak-anak. Memasuki gerbang taman wisata bantimurung, kita akan langsung disuguhi dengan panorama khas Bantimurung, dan bila beruntung kita akan dapat melihat sekumpulan Monyet yang bergelantungan di pepohonan.
Diareal taman wisata alam Bantimurung terdapat beberapa jenis untuk menikmati refresing tentunya, diataranya, Air terjun utama, danau buatan, segala macam permainan, jembatan gantung, istana kupu-kupu, tempat outbound dan bagi yang hobby telusur gua di bantimurung ada 2 gua, yakni gua mimpi dan gua batu (nanti pembahasan kedua gua ini akan diterbitkan tersendiri).
Saya beserta keluarga kemudian mencari tempat yang strategis untuk pangkalan, info lagi gan, disini disediakan beberapa jenis tempat tengkronga, yakni: baruga dan gelaran tikar di bawah pohon, saya memilih gelaran tikar karena disamping cukup murah taripnya (Rp.30.0000) juga lebih asyik karena kita dapat menyata dengan alam tentunya. Setelah ganti baju saya dan keluarga kemudian langsung terjun bercengkrama menikmati sejuknya air terjun utama, kita bisa mneyewa ban untuk berenang, 1 ban besar Rp.10.000 dan ban ukuran sedang dan pelampung berbentuk bebek khusus untuk anak-anak Rp.5.000.
Setelah puas mandi-mandi tibalah saatnya makan-makan, sudah makan-makan, saya kemudian ke Moshollah, kebetulan sudah masuk waktu dhuhur, di Taman wisata Alam bantimurung ini tersedia Mushollah yang unik bentuknya. Sesudah  itu saya kemudian mencoba ke Gua Mimpi, jalan menuju kesana begitu menantang, apalagi musim hujan seperti saat ini, di sepanjang jalan menuju ke gua mimpi ini nampaknya di gunakan oleh pasangan muda-mudi untuk pacaran, karena waktu saya kesana di sepanjang jalan menuju ke gua mimpi, saya mendapati 4 pasang muda-mudi yang sedang berpelukan, dan muda-mudi ini tidak malu-malu berpelukan lho… meskipun kita lewat dididekatnya. Sekedar saran nih.. kayaknya pengelola taman wisata alam bantimurung lebih memperketat pengawasan di areal sepanjang jalan ke gua mimpi, karena ditakutkan nantinya para muda-mudi ini yang lagi kasmaran ditakutkan berbuat hal-hal yang melanggar norma agama dan kesusilaan, karena dilokasi ini sepi dan banyak tempat-tempat “seram’ berupa gua-gua  yang ditakutkan dipakai pasangan muda-mudi ini tuk melalukan sesuatu yang dapat mencoren citra kesusilaan kita, khususnya citra ketikuaran kita.
Untuk penataan taman wisata alam ini sudah cukup bagus, dan penjagaan kebersihannya sudah lumayan. Dan bagi agan-agan yang suka mengoleksi cinderamata atau handycraft maka diareal pengambilan tiket tanda masuk, berderet gardu penjualan cinderamata ini, terutama hiasa kupu-kupu yang sudah diawetkan. Dan masih diareal yang sama juga tersedia rumah makan.
Okk demikian sedikit deskripsi singkat saya tentang Refresing ceria di Bantimurung, semoga bermanfaat.
Sibuk Belanja Cinderamata Bantimurung
Cinderamata Khas Bantimurung
My Family
Mejeng Dulu Ah...
WC di Areal Wisata
Pak Polisi penjaga taman wisata Bantimurung
Parkiran Roda Dua