CANDI ASAL PENAMAAN DAN DESKRIPSINYA

CANDI DIENG
Candi Asal Penamaan Dan Deskripsinya – Kali ini Saya kepengen posting tentang Candi asal penamaan dan deskripsinya. Candi berasal dari kata Candikagrha yang berarti kedoaman Candika, sebutan untuk Dewi Durga atau Dewi Kematian. Dari artinya tampak, candi berkaitan erat dengan kematian. Candi didirikan sebagai makam sekaligus tempat pemujaan, khususnya par raja dan kalangan elit alinnya. Itulah sebabnya, tokoh yang dimakamkan dalam candi sering kali dirupakan dalam wujud dewa tertentu. Sebagai simbol kemuliaan misalnya Airlangga dirupakan sebagai Dewa Wisnu, Raden Wijaya dirupakan sebagai Dewa Siwa.

Kebanyakan bangunan candi terdiri dari tiga bagian (triloka), yaitu kaki ccandi, tubuh candi dan atap candi. Pembagian seperti itu melambangkan pembagian alam semesta:
  • Kaki candi melambangkan alam bawah (bhurloka), dunia manusia yang masih dikuasai hal-hal yang bersifat duniawi;
  • Tubuh candi melambangkan alam antara (bhuvarloka), dunia manusia yang sudah dimurnikan, tidak lagi terikat pada hal-hal duniawi;
  • Atap candi melambangkan alam atas (svarloka), dunia para Dewa.

Pada tubuh candi terdapat sebuah bilik berisi arca perwujudan. Pada dinding luarnya terdapat relung berisi arca. Relung sebelah selatan bertahta arca Agastya, relung utara terdapat arca Durga, dan relung bagian belakang terdapat arca Ganeca.
Dilihat dari susunannya, terdapat tiga corak bangunan candi, yaitu corak Jawa tengah bagian selatan; jawa tengah bagian utara; dan corak Jawa Timur.
Corak Jawa tengah bagian Selatan
Candi ini menggambarkan susunan masyarakat feodal, di mana raja sebagai pusat. Corak seperti ini tampak pada kompleks Candi-candi kecil yang memusat dan mengelilingi candi Utama yang lebih besar.
Contohnya antara lain:
  1. Candi Kalasan
  2. Candi Borobudur
  3. Candi Mendut
  4. Candi Lorojonggrang atau Prambanan
  5. Candi Sewu
  6. Candi Plaosan
  7. Candi Sukuh

Corak Candi Jawa Tengah bagian Utara
Candi ini memnggambarkan susunan masyarakat mendekati demokratis. Corak seperti ini tampak dari komleks candi yang sama bangunannya baik besar maupun modelnya. Tidak ada bangunan candi yang lebih mendominan.
Contohnya antara lain:
  1. Candi Canggal
  2. Candi Gedong Songo
  3. Candi Dieng
Corak Candi Jawa Timur
Candi ini menggambarkan susunan masyarakat yang federal, dimana raja berdiri di belakang mempersatukan daerah-daerah dalam rangka membentuk negara kesatuan yang kuat. Corak seperti ini tampak dari letak bangunan candi utama dilatar belakang candi yang lebih kecil.
Contohnya antara lain:
  1. Candi Badut
  2. Candi Kidal
  3. Candi Jago
  4. Candi Jawi
  5. Candi Singhasari
  6. Candi Sumberawan
  7. Candi Panataran

Demikianlah artikel sederhana tentang Candi Asal penamaan dan Deskripsinya, Semoga artikel ini bermanfaat, terutama bermanfaat kepada pelajar-pelajar kita yang lagi cari tugas sekolahnya. Ayo komentar di bagian komentar sebagai tanda terima kasih kalian ke Blog ini. ^_^