9 ORANG DIBELAKANG SBY YANG PRO RESHUFFLE

Si Poltak
9 Orang Dibelakang SBY Yang Pro Reshuffle – Dari berbagai pemberitaan media seputar reshuffle kabinet. 9 Orang Dibelakang SBY Yang Pro Reshuffle. Berbagai media mulai membeberkan siapa-siapa yang berada di belakang SBY yang menghendaki adanya reshuffle atau pergantian menteri pada kabinet SBY. 9 Orang Dibelakang SBY Yang Pro Reshuffle.
9 Orang Dibelakang SBY Yang Pro Reshuffle. Berbagai kalangan menilai sejumlah elit Partai Demokrat telah dengan sengaja menekan Presiden SBY melakukan reshuffle kabinet, khususnya mencopot menteri-menteri PKS.

Dan inilah 9 orang dibelakang SBY yang pro reshuffle:

Anas Urbaningrum (Ketum Demokrat)
Statement:

"Intinya, kalau ada menteri yang tidak mungkin lagi disuntik atau diinjeksi energi baru untuk meningkatkan kinerjanya, ya untuk kebaikan pemerintah dan kebaikan bangsa serta untuk kebaikan pelayanan kepada rakyat, ya, kan, lebih bagus (menteri) itu disegarkan (diganti)," 

Syarif Hasan (Ang. Dewan pembina Demokrat)

Statement:
"Sebelum mengambil keputusan harus dianalisa. Untuk melakukan analisa harus dikonfirmasi kembali. Partai koalisi masih komited nggak. Kita tunggu aja. Kita nggak tahu. Tapi secepatnya. Mungkin dalam waktu dekat," tandas Syarif.

Sutan Bhatoegana (Ang. Dewan Pembina Demokrat)

Statement:
"Langkah ini (reshuffle) perlu dilakukan secepat mungkin. Meski itu hak prerogatif Presiden. Tapi saya sepakat dipercepat agar tidak ramai terus. Menurut saya kalau sudah diberikan kesempatan, tapi masih seperti itu juga, ini kan perlu untuk dirombak. Katakanlah perubahan secara terbatas. Kan ini sudah pernah dilakukan SBY dalam KIB I. Sampai tiga kali reshuffle, kan kinerjanya jauh lebih baik. Buktinya apa, beliau terpilih kembali " ujar Sutan

Saan Mustopa (Wasekjen Demokrat)
Statement: 

"Sepertinya reshuffle kabinet semakin dekat," ujar Wasekjen DPP PD, Saan Mustopa.

Ahmad Mubarok (Ang. Dewan Pembina Demokrat)

Statement: 

"Insya Allah, perombakan akan dilakukan dalam 1-2 hari atau 1-2 minggu ini dengan penataan ulang yang signifikan," kata Mubarok.

M. Iksan Modjo (Ketua Depkeu Demokrat)

Statement: 

"Kami menilai dua menteri dari PKS, yakni Menteri Pertanian dan Menteri Kominfo memiliki kinerja yang kurang baik. Evaluasi terhadap anggota koalisi bisa dilakukan dengan me-reshuffle dua menteri dari PKS, yakni Menteri Pertanian dan Menteri Kominfo" kata Muhammad Ikhsan Modjo.

Ulil Abshar Abdalla (Ketua Div. Pengembangan Strategi & kebijakan Demokrat)

Statement: 

"Dalam satu-dua minggu ini. Waktu sudah mendesak untuk reshuffle, time for reshuffle adalah saat ini. Kami memberikan dukungan politik dan moral kepada Presiden Yudhoyono agar segera melakukan reshuffle," kata Ulil.

Rachland Nashidik (Sek. Dep. HAM Demokrat)

Statement:

"Kami ingin secepatnya diadakan reshuffle kabinet untuk memastikan kebijakan publik berjalan dengan baik," ujar Rachland.

Si Poltak” Ruhut Sitompul (Kadiv Humas Demokrat)

Statement:
"Pidato Pak SBY itu sudah sangat tepat, bapak dengan tegas mengatakan ada etika berpolitik yang merujuk pada kesepakatan koalisi. Reshuffle  semakin dekat, tapi mungkin bertahap," kata Ruhut.