VISI INDONESIA 2020

Visi Indonesia 2020 Visi adalah wawasan ke depan yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu. Visi bersifat kearifan intuitif yang menyentuh hati dan mnggerakkan jiwa untuk berbuat. Visi tersebut merupakan sumber inspirasi, motivasi dan kreativitas yang mengarahkan proses penyelenggaraan kehidupan berbangsa da bernegara menuju masa depan yang dicita-citakan. Penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara diorientasikan ke arag perwujudan visi tersebut karena pada hakekatnya hal itu merupakan penegasan bersama cita-cita seluruh rakyat.

Bagi bangsa Indonesia, Visi Indonesia didasari dan diilhami oleh cita-cita luhur yang telah digariskan para pendiri negara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Untuk pencapaian visi tersebut maka selanjutnya dirumuskan visi antara yang disebut VISI INDONESIA 2002 sebagai berikut :
VISI INDONESIA 2020(Tap. MPR RI Nomor : V/MPR/2000) 

Visi Indonesia 2020 adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang religius, manusiawi, bersatu, demokratis, adil, sejahtera, maju, mandiri serta baik dan bersih dalam penyelenggaraan negara.

Untuk mengukur tingkat keberhasikan perwujudan Visi Indonesia 2020 diperlukan indikator-indikator utama sebagai berikut :
Religius
  • Terwujudnya masyarakat yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia sehingga ajaran agama, khususnya yang bersifat universal dan nilai-nilai luhur budaya terutama kejujuran, dihayati dan diamalkan dalam berilaku keseharian;
  • terwujudnya toleransi antar dan antara umat beragama;
  • terwujudnya penghormatan terhadap martabat kemanuasiaan.
Manusiawi
  • terwujudnya masyarakat yang menghargai nilai-nilai kemanuasiaan yang adil dan beradab;
  • terwujudnya hubungan harmonis antar manusia indonesia tanpa membedakan latar belakang budaya, suku, ras, agama dan lain-lain;
  • berkembangnya dinamika kehidupan bermasyarakat ke arah peningkatan harkat dan martabat manusia.
  • terwujudnya keseimbangan antara hak dan kewajiban dalam perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Bersatu
  • meningkatnya semangat persatuan dan kerukunan bangsa;
  • meningkatnya toleransi, kepedulian dan tanggung jawab sosial;
  • berkembangnya budaya dan perilaku sportif  serta menghargai dan menerima perbedaan dalam kemajemukan.
  • berkembangnya semangat anti kekerasan
  • berkembangnya dialog secara wajar dan saling menghormati antar kelompok dalam masyarakat.
Demokratis
  • terwujudnya keseimbangan kekuasaan antara lembaga penyelenggara negara dan hubungan kekuasaan antara pemerintahan nasional dan daerah;
  • menguatnya partisipasi politik sebagai perwujudan kedaulatan rakyat melalui pemilihan umum jujur, adil dan langsung, umum, bebas dan rahasia, efektifitas peran dan fungsi partai politik dan kontrol sosial masyarakat yang semakin meluas;
  • berkembangnya organisasi sosial, organisasi kemasyarakatan dan organisasi politik yang bersifat tebuka;
  • terwujudnya mekanisme kontrol di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;
  • berkembangnya budaya demokrasi, transparasi, akuntabilitas, jujur, sportif, menghargai perbedaan;
  • berkembangnya sistem kepemimpinan yang egaliter dan rasional.
A d i l
  • tegaknya hukum yang berkeadilan tanpa diskriminasi;
  • terwujudnya institusi dan aparat hukum yang bersih dan profesional;
  • terwujudnya penegakan hak asasi manusia;
  • terwujudnya keadilan gender;
  • terwujudnya budaya penghargaan dan kepatuhan terhadap hukum;
  • terwujudnya keadilan dalam distribusi pendapatan, sumberdaya ekonomi dan penguasaan aset ekonomi, serta hilangnya praktek monopoli;
  • tersedianya peluang yang lebih besar bagi kelompok ekonomi kecil, penduduk miskin dan tertinggal.
Sejahtera
  • meluasnya kesempatan kerja dan meningkatnya pendapatan penduduk sehingga bangsa indonesia menjadi sejahtera dan mandiri;
  • meningkatnya angka partisipasi murni anak usia sekolah;
  • terpenuhinya sistem pelayanan umum, bagi seluruh lapiran masyarakat termasuk pelayanan kepada penyandang cacat dan usia lanjut, seperti pelayanan transportasi, komunikasi, penyediaan energi dan air bersih;
  • tercapainya hak atas hidup sehat bagi seluruh lapiran masyarakat melalui sistem kesehatan yang dapat menjamin terlindunginya masyarakat dari berbagai resiko yang dapat mempengaruhi kesehatan dan tersediannya pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau dan merata;
  • meningkatnya indeks pengembangan manusia (human development index), yang menggambarkan keadaan ekonomi, pendidikan dan kesehatan secara terpadu;
  • terwujudnya keamanan dan rasa aman dalam masyarakat.
M a j u
  • meningkatnya kemampuan bangsa dalam pergaulan antar bangsa;
  • meningkatknya kualitas sdm sehingga mampu bekerja sama dan bersaing dalam era global;
  • meningkatnya kualitas pendidikan sehingga menghasilkan tenaga;
  • meningkatkan disiplin dan etos kerja;
  • meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi serta pembudayaannya dalam masyarakat;
  • teraktualisasinya keragaman budaya indonesia.
Mandiri
  • memiliki kemampuan dan ketangguhan dalam menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah-tengah pergaulan antar bangsa agar sejajar dengan bangsa-bangsa lain;
  • terwujudnya politik luar negari yang berkepribadian dan bebas aktif;
  • terwujudnya ekonomi indonesia yuang bertumpu pada kemampuan serta potensi bangsa dan negara termasuk menyelesaikan hutang luar negeri;
  • memiliki kepribadian bangsa dan identitas budaya indonesia yang berakar dari potensi budaya daerah.
Baik dan bersih dalam penyelenggaraan negara.
  • terwujudnya penyelenggaraan negara yang profesional, transparan, akuntabel, memiliki kreadibilitas dan bebas kkn;
  • terbentuknya penyelenggaraan negara yang peka dan tanggap terhadap kepentingan dan aspirasi rakyat di seluruh wilayah negara termasuk derah terpencil dan perbatasan;
  • berkembangnya transparansi dalam budaya dan perilaku serta aktivitas politik dan pemerintah.
Menggagas Format  Indonesia Masa Depan Antara fenomena Globalisasi dan Primordialisme Etnik
Puncak kesadaran  sosial di penghujung kekuasaan tirani Orde Baru telah menggesa  seluruh komponen bangsa untuk segera merekonstruksi tatanan sosial yang mapan menuju format Indonesia masa depan. Kegelisihan yang sekaligus sebagai cita-cita lihir tersebut kemudian disimbolkan dalam beberapa terminologi  seperti civil society, masyarakat madani, Indonesia baru dan Indonesia Masa Depan yang meskipun secara substantif terminologi-terminologi di atas memiliki prinsip-prinsip yang sama dan bersifat universal.
Cita-cita mulia di atas tidak akan terwujud atau mati suri bila kondisi sosio-kultural sebagai prasyarat masyarakat madani masih berada di bawah bayang-bayang primordialisme agama dan primordialisme etnik. Kedua kondisi sosio-kultural tersebut akan menjadi sandungan sekaligus ancaman, sehingga menjadi agenda internal dan terberat yang harus segera dituntaskan.
Masyarakat madani sebagai salah satu terminologi untuk sebuah tatanan sosial masa depan adalah Indonesia tanpa dinding dan Indonesia tanpa batas. Indonesia tanpa dinding adalah Indonesia masa depam yang ahrus tegak di atas prinsip-prinsip :
  1. Pluralitas
  2. Toleransi
  3. Sistem sosial yang teratur
  4. Tidak adanya sekat agama maupun etnik
  5. Kecerdasan masyarakat.
Untuk mewujudkan kondis di atas seluruh kmonen bangsa hatus emulainya dengan cara :
  1. Mengapresiasikan pluralisme dengan baik
  2. Adanya konsensus (kontrak sosial)
  3. Penegakan supremasi hukum
Akhirnya, instrumen yang dapat digunakan dalam pencapaian Indonesia masa depan adalah pendidikan sebagai usaga pencerahan dan penimngkatan kualitas manusia Indonesia. Hal ini akan memudahkan tumbuhnya budaya dialog dan kesaling-pahaman.