MONCONGLOE NASIBMU KINI

Moncongloe Nasibmu Kini – Moncongloe yang terletak di wilayah administratif Pemerintah Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan, adalah sebuah daerah yang penuh sejarah kelam masa lalu. Disini 40 tahun silam menjadi lokasi pembuangan para tahanan politik (Tapol) orang-orang yang terlibat partai terlarang PKI dan ormas-ormasnya. Disini kurang lebih 9 tahun, ratusan tapol di “romusha-kan” (dipekerjakan secara paksa) disini oleh rezim Orde Baru.
Para tapol ini di perintahkan membuka hutan Moncongloe, menjadikannya lahan perkebunan, menebang pohon dan bambu hutan untuk dijual ke pabrik kertas Gowa. Akibatnya saat ini, Moncongloe telah tandus, hutan-hutan lebat itu kini tidak ada lagi, yang ada hanya kebun-kebun ubi dan lahan-lahan kosong yang ditumbuhi semak-semak bak savana. Parahnya lagi wilayah ini sudah dikomersilkan atau sudah di kavling untuk dijadikan lahan pemukiman massal, untuk pengembangan Kota Makassar.
Wilayah Moncongloe yang sudah jadi lahan Tandus/Savana
Seharusnya wilayah Moncongloe, khususnya yang berada di lereng Gunung Moncongloe dijadikan hutan lindung, agar nantinya generasi kita tidak akan menderita akibat kekejaman kita mengobok-ngobok hutan dan mengambil secara serakah hasilnya. Sekarang saja sudah dirasakan lumayan akibat rusaknya ekosistem alam Moncongloe. Bila tiba musim kemarau, maka penduduk kekurangan air dan bila musim penghujan tiba, maka air bah datang meluluh lantakkan areal pertanian/sawah petani. Nah itu akibat tidak stabilnya ekosistem alam Moncongloe.
Bencana Banjir Akibat Perusakan Lingkungan Moncongloe
Lalu bagaiman dalam mengatasi permasalahan lingkungan di Moncongloe?. Untuk mengatasi hal ini, yang menjadi pemegang kebijakan tetap pemerintah, khususnya Pemerintah kabupaten Maros dan pemerintah Kabupaten Gowa mengkaji daerah ini sebelum membangun pemukiman massal di Moncongloe. Pengembangan kota Makassar sah-sah saja, bahkan wajib, namun kalangan pengambil kebijakan atau pemerintah proaktif mengkaji maslah lingkungan Moncongloe.
Gunung Moncongloe 
Salah satu solusi yang ditempuh adalah seperti yang disinggung sedikit diatas, yakni menjadikan hutan lindung pegunungan Moncongloe dengan menanaminya jenis pohon yang cocok untuk wilayah ini, salah satu jenis pohon yang cocok ditanam disini adalah Jati Putih (Gmelina arborea Verbenaceae). Pohon jati putih disamping cocok dengan vegetasi tanah di Moncongloe, juga tergolong jenis pohon yang cepat tumbuh. Bila ini dilakukan maka pelan-pelan sistem vegetasi alam Moncongloe akan kembali stabil, sumber air untuk penduduk pun akan tersedia, apalagi kalau nantinya wilayah Moncongloe yang datar sudah jadi pemukiman.
Semoga semua pihak khususnya pemerintah kabupaten memperhatikan hal ini, demi kelangsungan hidup penduduk, dan demi terciftanya vegetasi alam Moncongloe yang Stabil. Yach semoga saja.[ ]