Kisah Tragis Sang Penjagal

Kisah Tragis Sang PenjagalPo Pot atan bernama lain Salot sar lahir 19 Mei 1928, adalah pemimpin besar Khmer Merah dan PM kamboja periode 1976 – 1979. Dalam masa kekuasaannya, Pol Pot mengeluarkan kebijakan menjagal rakyatnya sendiri sebanyak 2 juta orang. Pol Pot memaksakan versi ekstrim komunisme agraris di mana semua penduduk kota dipindahkan ke daerah pedalaman untuk bekerja di perkebunan kolektif dan proyek kerja paksa. Efek gabungan kerja budak, kekurangan gizi, perewatan kedokteran yang buruk dan pelaksanaan ditaksir untuk sudah membunuh sekitar 2 juta orang KambojaRezimnya mencapai reputasi buruk istimewa karena memilih semua cendekiawan dan "kaum borjuis musuh-musuh lain untuk pembunuhan. Khmer Rouge melakukan eksekusi masal di tempat yang dikenal sebagai "Ladang Pembunuhan". Yang dieksekusi dikubur di kuburan masal. Untuk menghemat amunisi, eksekusi sering dillakukan memakai palu, tangkai kampak, sekop atau tongkat bambu yang diasah.
Namun diakhir ajalnya sungguh tragis. Pada tanggal 15 April 1998, ketika menyimak radio VOA, tiba-tiba dia mendengarkan berita bahwa Partai yang pernah dipimpinnya(Khmer merah) akan menyerahkan dia pada pemerintahan Amerika Serikat. Mendengar kabar itu sang penjagal Pol Pot langsung meregang nyawa terkena serangan jantung mendengar berita tersebut di VOA. Pol Pot sang penjagal akhirnya pergi dengan keadaan yang kurang lebih tersiksanya dengan 2 juta rakyatnya yang Ia Jagal.***