Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan

Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan Api  yach so pasti panaslah yang di ingat, kecil jadi kawan, besar jadi lawan. Kenapa dikatakan demikian?, api itu sangat dibutuhkan untuk memasak dan membakar rokok, gimana jadinya seandainya tidak ada api?, so pasti semua perokok didunia ini pada berhenti merokok :D. Tapi bila besar api itu akan membakar segalanya. Api memang kecil jadi kawan, besar jadi lawan.
Kalau kita menengok kemasa lalu, tentang sejarah di fungsikannya api, maka kita akan dapat mengetahui bahwa sejak zaman purba api itu telah di pakai.
Api adalah oksidasi cepat terhadap suatu material dalam proses pembakaran kiwiami, yang menghasilkan panas, cahaya, dan berbagai hasil reaksi kimia lainnya. Proses oksidasi yang lebih lambat seperti pengkaratan atau pencernaan tidak termasuk dalam definisi tersebut. Api berupa energi berintensitas yang bervariasi dan memiliki bentuk cahaya (dengan panjang gelombang juga di luar spektrum visual sehingga dapat tidak terlihat oleh mata manusia) dan panas yang juga dapat menimbulkan asap. (Wikipedia).
Api pertama kali ditemukan, tidak bisa diketahui dengan jelasa, yang diketahui bahwa api difunsikan sebenarnya tidak disengaja, konon sewaktu manusia purba lagi berteduh maka terjadilah kilat yang menyambar pohon enau, pohon enau tersebut terbakar. Manusia purba yang menyaksikan tadi jadi heran. Dia kemudian memeriksa, koq ada kobaran yang terasa panas. Dari situ dia kemudian mencoba membudidayakan api. Dan mencoba membuat api dengan menggosok-godokkan batu-batuan yang dipercikkan ke sabuk enau yang kering. Dari situlah kemudian api difungsikan dan sampai sekarang.
Nah dewasa ini api menjadi suatu momok tersendiri, karena seringnya terjadi kebakaran, makanya harus di adakan gerakan anti kebakaran yang dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya adalah senantiasa mensosialisasikan kepada masyarakat agar tanggap terhadap pencegahan kebakaran. Salah satunya adalah dengan mewanti-wanti masyarakat sebelum meninggalkan rumahnya, harus memeriksa segala sesuatu yang mengandung api, misalnya mematikan kompor, dan mematikan listriknya, karena rata – rata kebakaran terjadi bila penghuni rumah sedang meninggalkan rumahnya. Dan penyebabnya adalah letusan kompor dan adanya hubungan pendek jaringan listrik di rumahnya tersebut. Itulah api kecil jadi kawan, besar jadi lawan.
Artikel ini dipersembahkan kepada seluruh lapisan masyarakat dan artikel ini menjadi sarana berbagi informasi untuk keselamatan kita masing-masing dari ancaman akan bahayanya api.  Api memang pantas disebut Kecil jadi kawan, besar jadi lawan
Sebab api sangat dibutuhkan tapi juga bisa memusnahkan kita sendiri. yach Kecil jadi kawan, besar jadi lawan