Gejala Dan Ciri Ciri Penyakit AIDS

Gejala Dan Ciri Ciri Penyakit AIDS - Penyakit yang satu ini sangat mengerikan, mudah-mudahan kita semua tidak di sambangi oleh penyakit ini, AIDS namanya, sangat mengerikan dan menakutkan. Betapa tidak bila tubuh kita telah terserang virus HIV AIDS, maka sistem imun atau kekebalan kita jadi amblas, jadinya segala penyakit luar biasa akan merayapi tubuh kita pelan namun pasti…(membayangkannya saja sangat mengerikan). Dari survey yang pernah dilakukan, terbuktui penyakit ini sebagian besar akibat ulah bejat manusia, karena sebagian besar penyakit ini menggerayangi orena yang suka berganti-ganti pasangan dalam berhubungan teeeeetttt (sensor berhubung blog ini bukan blog yang berkonten dewasa) dan orang-orang yang hobbynya nge-drug alias getop alias slengean alias narkobaisme. Karena penyebaran penyakit ini lewat jarum suntik dan jarum teeeeettt (sensor lagi hihihihii).
Penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) mulai pada pertengahan hingga akhir 1970-an, tetapi dianggap ada di Afrika selama bertahun-tahun.  Kasus pertama diketahui di Afrika tengah tetapi kematian disalahkan pada tuberkulosis dan penyakit lain. Penelitian epidemiologi penyakit HIV dimulai pada 1981 setelah perjangkitan pertama suatu bentuk kanker yang jarang, sarkoma Kaposi, dan pneumonia Pneumocystis carinii di beberapa kota di AS. 
Pada 1982, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), di Atlanta, AS, mendefinisikan sindrom kanker dan penyakit menular sebagai Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS): sebagaimana pengertian tentang gejala lanjutan infeksi HIV muncul dan terjadi perubahan pada diagnosis, definisi AIDS CDC beberapa kali diubah. Pada 1983, virus penyebab AIDS dikenal di Perancis: pada awalnya diberi nama HTLV-III atau LAV dan kemudian diubah menjadi HIV. 
Tes untuk menemukan antibodi pada HIV dikembangkan pada 1984, dan ini memungkinkan penyelidikan epidemiologi pada orang dengan AIDS atau mereka dengan bentuk penyakit HIV dengan atau tanpa gejala. Pengalaman global menunjukkan bahwa kendati geografi dapat melambatkan tibanya HIV, itu tidak bersifat melindungi. 
Epidemi HIV/AIDS, selama dua dasawarsa belakangan ini, telah menyebar ke lebih 190 negara di semua benua. UNAIDS memperkirakan bahwa, pada akhir 2000, ada 36,1 juta orang yang hidup dengan HIV/AIDS, dengan 90 persen di negara berkembang. 
Jumlah kematian karena AIDS sejak awal epidemi menjadi 21,8 juta. Pada awal epidemi HIV/AIDS, di dunia berkembang, hampir seluruh infeksi HIV terjadi pada pria. 
Ini tidak berlaku lagi dengan wanita lebih sering terinfeksi HIV. Pada 2000, UNAIDS memperkirakan lebih dari 16,4 juta wanita di seluruh dunia terinfeksi HIV. Data saat ini mengesankan bahwa AIDS muncul sebagai penyebab utama kematian orang dewasa berusia 24-44 tahun di daerah yang sangat luas di dunia maju dan berkembang. 

Wah sungguh mengerikan penyakit ini, dan kepada yang telanjur digerayangi penyakit ini, kita semua mendoakan moga-moga aja ada keajaiban dari Tuhan agar mereka sembuh. Dan bagi kita-kita yang masih sehat dan belom digerayangi penyakit ini berusahalah untuk tetap hidup normal, jangan suka jajan di Dolly(Surabaya) atau Nusantara (Makassar), dan jangan mendekati narkoba. Yach hidup wajarlah dengan selalu mengingat, mematuhi perintah dan menjauhi larangan dari sang pencifta Tuhan yang maha Esa.[ki]