JUMLAH WANITA YANG TAK PUNYA ANAK KANDUNG TERUS MENINGKAT

Menurut data terakhir yang dikumpulkan oleh Pew Research Center, jumlah perempuan yang tidak memiliki anak kandung meningkat sangat pesat. Rasionya saat tahun 70-an, wanita yang tak punya anak adalah 1:10, dan saat ini, rasionya meningkat menjadi 1:5. 

Sekitar 1.9 juta perempuan berusia 40-44 tahun, atau 18 persen, tidak memiliki anak di tahun 2008, secara statistik, hal ini meningkat sekitar 80 persen sejak tahun 1976, yang angkanya berkisar antara 580.000. Sebagian alasan mengapa terjadi peningkatan wanita yang tidak memiliki anak adalah adanya pola menunda pernikahan dan memiliki anak. Hal itu terlihat pada riset yang dilangsungkan. Para ahli menemukan bahwa adanya penurunan tekanan dari para orangtua agar anaknya cepat menikah, ditambah lagi adanya peningkatan kesempatan berkarier, dan perkembangan pilihan alat KB dan efektivitasnya. 

Menurut ahli kesehatan perempuan dari AOL Health, dr Laura Corio mengatakan, saat ini makin banyak perempuan yang menunda keinginan untuk hamil. Mereka menunda untuk banyak hal, lalu ketika mereka berusia 40 tahun, mereka baru tersadar bahwa hal itu sudah terlambat. Banyak perempuan yang merasa bahwa dirinya lebih bebas, menikmati hidup, melakukan travelling, berbelanja, hingga makan bersama teman-teman. Perempuan sekarang banyak yang takut bahwa kehadiran bayi akan mengubah hidupnya. 

Meski kebanyakan perempuan yang berpendidikan masih menempati posisi teratas karakteristik perempuan yang tidak memiliki anak di usia cukup dewasa, namun terdapat penurunan sekitar 31 persen dari perempuan yang berusia 40-44 tahun yang merupakan sarjana doktoral atau profesional yang tidak memiliki anak kandung antara 1994-2008, ketika saat itu hanya terdeteksi 24 persen saja dari karakteristik tersebut. Belum diketahui data mengenai hal ini di Indonesia.(Kompas.com)