Umat Islam Yunani Marah Setelah Masjid Dibakar di Athena



Komunitas Arab dan masyarakat muslim di Yunani marah, setelah beberapa orang dari kelompok ekstrim kanan Yunani melakukan pembakaran terhadap sebauh masjid di komunitas Bengali pada saat shalat Isya.
Koordinator Asosiasi Muslim Yunani, Mahmud Abu Hamid mengatakan bahwa para pengikut ekstrim sayap kanan Yunani mencoba untuk membakar sebuah masjid di komunitas Bengali di ibukota, Athena tiga hari lalu, setelah mereka berhasil membakar pintu masjid pada saat jamaah sedang menjalankan shalat Isya. Namun para pembakar melarikan diri dan jamaah berhasil memadamkan api.
Mahmud mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada surat kabar"Al-Mishri Al-yaum" bahwa setelah kejadian tersebut, terjadi perselisihan di antara komunitas Muslim di wilayah itu dengan para pengikut kelompok radikal di mana dalam insiden ini mengakibatkan dua orang terluka, salah satu yang terluka berkebangsaan Mesir.
Asosiasi Muslim Yunani telah mengadakan pertemuan darurat untuk mempertimbangkan bagaimana menanggapi hal ini, terutama karena para pengikut ekstrim kanan di Yunani semakin meningkat tindakan rasisme mereka terhadap umat Muslim dan Arab.
Dia menjelaskan bahwa pertemuan dengan perwakilan dari masyarakat Muslim dengan Menteri Dalam Negeri Yunani sedang berlangsung, mendesak menteri dalam negeri untuk mengambil posisi tegas atas pelanggaran tersebut.(fq/islamtoday)