PULUHAN GURU MADURA DILATIH KELOLA BLOG


Sedikitnya 40 guru di Madura, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan untuk mengelola "blog" sebagai rangkaian "Pesta Blogger+ 2010" yang digelar serentak di Jakarta, 28 Oktober 2010.



"Madura ini merupakan kota kedelapan yang kami kunjungi untuk memberikan pelatihan kepada para guru dan para blogger di sini setelah Makasar, Padang, Manado, Pontianak, Banjarmasin, Yogyakarta dan Surabaya," kata Nia Sajarwo, "Event Manager" dalam kegiatan "Blogging Workshop (Blogshop)" yang digelar di ruang Laboratorium Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo (Unijoyo) Bangkalan, Sabtu.



Menurut Nia, selain akan memberikan pelatihan mengenai dunia "blogging" kegiatan tersebut juga sebagai ajang diskusi para "blogger" mengenai dunia blog dan isu-isu lain yang berhubungan dengan "blogging".


Di samping itu, sambung Nia, "Blogshop" itu juga berperan sebagai ajang pesta "blogger regional" dalam skala yang lebih kecil sebelum acara puncak yang akan digelar di Jakarta pada 28 Oktober mendatang.


Pelatihan blog itu menghadirkan blogger ternama Imam Brontoseno, serta perwakilan dari Kedutaan Basar (Kedubes) Amerika Serikat yang menjadi sponsor dalam acara "blogging workshop" tersebut.



"Target pelatihan ini adalah para guru di Madura bisa memanfaatkan secara optimal fasilitas blog di internet sehingga mereka dengan mudah menyosialisasikan program pendidikan dan kegiatan sekolah mereka. Tentunya untuk kegiatan  yang bersifat positif," katanya.


Nia Sajarwo menjelaskan, Pulau Madura menjadi salah satu tempat pelatihan blog karena pengguna blog di Pulau Garam tersebut cukup tinggi.


"Permintaan untuk mengadakan pelatihan di Madura ini sudah ada tahun lalu, namun baru bisa kami realisasikan tahun ini," katanya menjelaskan.


Di Indonesia, kata Nia Sajarwo, pesta blogger berlangsung selama empat tahun dan pesta blogger kali ini menggunakan tema "Merakan Keragaman, Pesta Blogger+ 2010".



"Kami menggunatan tema itu karena yang hadir diundang mengikuti pelatihan tidak hanya para blogger, namun juga komunitas media sosial lain seperti facebook, twitter, flickr, deviantArt, koprol, dan MySpace," terang Nia.


Indonesia menempati posisi kedua tertinggi untuk jumlah pengguna blog yakni sekitar 3,2 juta orang dari 28 juta orang atau 12 persen penduduk yang bisa memanfaatkan internet.


Nia mengatakan, jumlah pengguna blog meningkat tajam dibanding tahun lalu sebab ketika itu pengguna blog di Indonesia hanya sekitar 1,5 hingga 1,5 juta orang.



Setelah mengikuti pelatihan blog, para guru dan komunitas media sosial ini selanjutnya berkumpul dengan para blogger lokal di wilayah tersebut guna saling tukar pengalaman tentang dunia blog dan media sosial lain.

SUMBER:http://www.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/2010/10/16/59744/puluhan-guru-madura-dilatih-kelola-blog