• Subscribe via RSS

Makalah Pendudukan Jepang di Indonesia

Makalah Pendudukan Jepang di Indonesia  Pada mulanya Jepang menggunakan politik tertutup/isolasi, namun pada tahun 1853 Golongan Shogun dikalahkan oleh Golongan Samurai dan diangkatlah Pangeran Matsuhito dari Golongan Samurai menjadi kaisar dengan gelar Meiji. Pengambialihan kekuasaan ini disebut Restorasi Meiji. Sejak Restorasi Meiji bangsa Jepang menjadi bangsa maju dan Modern setara dengan bangsa-bangsa besar Eropa. Pada tanggal 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Militer AS di Pearl Harbour Hawaii, setelah serangan tersebut tanggal 8 Desember 1941 Belanda dan Sekutu menyatakan perang kepada Jepang. Jepang mulai menyerang Indonesia dengan tujuan menjadiakn wilayah itu sebagai sumber bahan mentah untuk industry perang dan pertahanannya.
Pendudukan Jepang di Indonesia dimulai dengan menguasai Tarakan 10 Januari 1942, disusul Balikpapan, Manado, Ambon, Makassar, Pontianak, Palembang. Tanggal 1 Maret 1942 jepang menguasai Banten, Indramayu dan Rembang. Tanggal 5 Maret 1942 Batavia dikuasai. Pada tanggal 8 Maret 1942 Pemerintah Kolonial Belanda (Gubernur Jenderal Stachower) menyerah tampa syarat kepada Jepang (Letjen Immamura Hitsoji) di Kalijati Subang Jabar. Jepang menggunakan taktik serangan Gurita kepada Indonesia yang mengambil pusat serangan di Filipina. Taktik gurita ini di untuk mengepung Belanda dari sekutunya yang tergabung dalam ABDA (American, British, Dutch/Belanda dan  Australia).
Jepang membagi wilayah Indonesia menjadi tiga bagian:
  • Wilayah I terdiri Jawa dan Madura pusatnya di Batavia dibawah kekuasaan Rikugun (AD).
  • Wilayah II terdiri Sumatera dan semenanjung Melayu pusatnya di Singapura dibawah kekuasaan Rikugun (AD).
  • Wilayah III terdiri Kalimantan, Sulawesi, Nusatenggara, Maluku dan Irian dengan pusatnya di Makassar dibawah kekuasaan Kaigun (AL).
Romusha/prajurit pekerja : pengerahan tenaga rakyat secara paksa untuk membuat kubu-kubu pertahanan, gua-gua, gudang bawah tanah, lapangan udara, jalan-lalan, dll. Cuo Sang In (Badan Pertimbangan Pusat): dibentuk 5 September 1943 atas anjuran General Hideki Tojo (PM Jepang). Gerakan 3 A (Nippon pelindung, pemimpin, cahaya Asia) didirikan tahun 1942 dengan pimpinan Syamsuddin SH, dibubarkan pada tahun 1943 digantikan oleh Putera. PUTERA (pusat tenaga rakyat) didirikan 16 Apri 1943 dipimpin oleh 4 serangkai (Soekarno, Muh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, KH. Mas Mansyur)/ Jawa Hokokai adalah organisasi yang langsung berada dibawah komando Gunseikan (pemerintah militer/kepala staf tentara) dibentuk pada bulan 1 Maret 1944.

Organisasi Militer/ Semimiliter:
  • Seinendan (Barisan Pemuda/pasukan cadangan dalam perang asia Timur Raya) didirikan pada tanggal 29 April 1943.
  • Keibodan (Barisan pembantu polisi) didirikan pada tanggal 29 April 1943.
  • Syuisintai (Barisan Pelopor) yang dibentuk pada 14 September 1944.
  • Fujinkai (barisan  Wanita) didirikan pada bulan Agustus 1943.
  • Heiho (pajurit Indonesia yang ditempatkan pada militer Jepang) adalah prajurit Jepang asli Indonesia yang diterjunkan kemedan perang Pasifik. Dibentuk April 1945.
  • PETA (pembela tanah air) didirikan 3 Oktober 1944 atas usul Gatot mangkupraja kepada panglima tentara ke-16 Letjen. Kumakichi Harada.
  • MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia) dibentuk oelh KH. Mas mansyur di Surabaya pada 21 September 1937, pada masa pendudukan Jepang diizinkan tetap beroperasi, namun pada 22 Nopember 1943 diganti Masyumi yang dipimpin oleh KH. Hasyim Asy’ary.
Istilah Istilah JepANG
  • Seikerei: upacara penghormatan kepada kaisar Jepang (Tenno Heika) yang dianggap dewa dengan cara membungkukkan badan ke arah Timur Laut (Tokyo).
  • Kinrohoshi: kerja bakti pada zaman Jepang.
  • Taiso: senam pagi pada zaman Jepang.
  • Hokosisyin: semangat kebaktian kepada Jepang.
  • Autarki: berdiri diatas kaki sendiri.
  • Seiko Shikikan (penguasa tertinggi Militer jepang di Indonesia).
  • Dai Toa (kemakmuran bersama di kawasan Asia Timur raya).
  • Hakko Ichiu ideology yang berisi keinginan Ekspansi Jepang keluar untuk menguasai dunia.
  • Pada masa pendudukan Jepang dikenalkan sistem birokrasi Tonarigumi (Rukun Tetangga).
Kelompok pergerakan Nasional yang menjalankan strategi gerakan bawah tanah: Kelompok Sutan Syahrir. Kelompok Kaigun (kelompok pemuda yang mempunyai hubungan erat dengan kepala perwakilan AL (Kaigun) Laksamana Tadashi Maeda). Kelompok Sukarni. Kelompok Persatuan Mahasiswa: kelompok mahasiswa kedokteran (Ikadaigaku). Kelompok Amir Syarifuddin
Perlawanan bersenjata terhadap Jepang:
  • Perlawanan Cot Plieng Aceh, dipimpin oleh Tengku Abdul Djalil
  • Perlawanan rakyat di Singaparna, Jawa Barat yang dipimpin oleh KH. Zainal Mustafa
  • Perlawanan rakyat Indramayu Jawa Barat dipimpin oleh H. Madriyas
  • Perlawanan rakyat Pontianak, Kalimantan Barat
  • Perlawanan Teuku Hamid di Aceh
  • Perlawanan Peta di Blitar yang dipimpin oleh Supriyadi
Janji PM Koiso tentang kemerdekaan Indonesia suatu saat didepan Parlemen Jepang pada tanggal 7 september 1944. Pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia) Dokuritsu Jumbi Cosakai dibentuk oleh Kumakici Harada tanggal 1 Maret 1945. Pembentukan PPKI/Dokuritsu Jumbi Inkai dibentuk oleh Terauchi pada 7 Agustus 1945. Dampak positif pendudukan Jepang yakni bidang Militer, Pendidikan dan penggunaan Bahasa Indonesia.[ki]
Description: Makalah Pendudukan Jepang di Indonesia Rating: 5.0 Reviewer: Amir Al-Maruzy ItemReviewed: Makalah Pendudukan Jepang di Indonesia
Komentar Anda Adalah Sumbangsih Yang Tak Ternilai Untuk Kata Ilmu
previous previous