Mau Cas HP, Pengungsi Merapi Antre

Headline
inilah.com/Abdulah Mubarok
Kepala dusun masing-masing sudah mencatat berapa jumlah warganya dan mengambil ratusan nasi bungkus di tenda depan dapur umum.

Namun, untuk cas handphone (HP), para pengungsi harus mengantre. Hanya ada satu tempat untuk cas telefon seluler yang tersedia, yakni di posko Perusahaan Listrik Nasional (PLN).

Handphone bukan lagi sekadar untuk gaya-gayaan. Handphone sudah menjadi kebutuhan sehari-hari untuk berkomunikasi dengan saudara, kerabat, atau teman.

Di dinding posko PLN digantungi potongan kardus bertulisan "Cas HP". Lima stopkontak digelar di lantai. Masing-masing ada lima colokan.

Dari pagi hari sampai malam, tempat cas handphone ini selalu ramai. Pemilik HP mau tidak mau menunggui sampai baterai penuh. Jika tidak ditunggui bisa-bisa HP melayang.

Para pengungsi duduk berjejer. Ada yang mengobrol dengan temannya yang juga ikutan cas handphone. Ada juga sambil sms ria. Jalan di depan posko PLN penuh pengungsi yang sedang duduk mengantre. (INILAH.COM)