KRONOLOGI KABURNYA ARUMI BACHSIN

Kronologi Kaburnya Arumi Bachsin - Arumi Bachsin tak ingin lagi hidup seatap dengannya orangtuanya. Artis berusia 17 tahun ini lebih memilih kabur dari rumahnya.

Namun kali ini, Arumi meminta perlindungan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Saat dihubungi, Ketua KPAI, Hadi Supeno, memaparkan kronologis kaburnya Arumi.
"Sekira awal pekan lalu, Arumi bersama ibundanya pergi ke Yogyakarta untuk kemudian ke Kota Kudus, Jawa Tengah, via pesawat. Mereka ke sana untuk menjodohkan Arumi dengan seorang pria asal Kudus," ungkap Hadi, Kamis (18/11/2010) malam.
Dia melanjutkan perjodohan sebenarnya tidak dikehendaki Arumi. Hanya saja, bintang film Not for Sale itu tidak berani menolak keinginan ibunda.
"Katanya dia takut," ucapnya.
Terjadilah pertemuan antara Arumi dan Ibunda, beserta keluarga pria asal Kudus ini. justru, kata Hadi, setelah sampai di sana, Arumi malah diajak berlibur ke Singapura.
"Tapi hanya berdua saja ke sana. Sedangkan ibunya, tetap berada di Kudus, tapi tetap memantau," lanjut Hadi.
Dia tanya balik ke Arumi, mengapa mau diajak ke Singapura. Arumi menjawab, dia takut sama ibundanya, takut ada apa-apa.
"Sesampainya di Singapura, si pria itu mulai melakukan hal-hal yang tidak senonoh dengan Arumi. Arumi pun menambah kewaspadaan. Ternyata di sana (pria itu) bukan untuk melindungi, laki-laki itu malah berbuat hal yang tidak selayaknya," tukasnya.
Hadi mengatakan pria tersebut mulai berperilaku tidak wajar. Arumi mengaku kepada Hadi, sejak itu dia mulai waspada, karena si pria mulai curi-curi kesempatan.
Sikap inilah yang kemudian membuat Arumi marah dan mulai tidak nyaman. Apalagi si pria itu hanya memesan satu kamar.
Meskipun awalnya menolak, Arumi akhirnya mau masuk ke kamar tersebut. Namun diam-diam, artis yang sudah kuliah di usia 17 tahun ini pun menelepon temannya yang akhirnya bisa menghentikan acara liburan Arumi bersama pria asal Kudus tersebut dan memaksa mereka kembali ke Jakarta.
"Setelah itu, si pria asal Kudus itu dan Arumi tidak jadi liburan, karena tahu temannya Arumi ada di Singapura," ujarnya.
Di Jakarta, ternyata Arumi tidak langsung dipulangkan ke rumah orangtuanya, tetapi malah dibawa ke hotel. Hadi memuji Arumi tak kehabisan akal saat itu.
Setelah menyuruh si pria membeli makanan, Arumi pun menyamar dan kabur dari hotel. Dia meninggalkan hotel lewat pintu alternatif.
"Arumi terus jalan jau sekali, sampai menjelang pagi dia jalan terus," kata Hadi.
Dari situlah, Arumi akhirnya menghubungi KPAI untuk meminta perlindungan. "Saat itu, kondisi Arumi kasihan sekali. Sambil menangis dengan keadaan tertekan sekali," tandasnya.
Saat ini, Arumi tinggal di tempat perlindungan di bawah pengawasan KPAI.
(source: http://id.omg.yahoo.com)