INDONESIA GUDANG GUNUNG API YANG TERBESAR DUNIA

Bukan rahasia lagi Indonesia merupakan gudang gunung berapi. Dari 129 gunungapi aktif yang tersebar di kepulauan Indonesia sekitar 80 gunung api diperkirakan sangat aktif yang letusannya tercatat dalam sejarah sejak tahun 1600.
Gunung yang meletus pada tahun-tahun itu masuk dalam kategori tipe A. Sedangkan Tipe B adalah gunung api yang diduga pernah meletus sebelum tahun tersebut sedangkan tipe C hanya memiliki fenomena solfatara dan fumarola dan secara ilmiah memiliki potensi meletus sangat kecil pada masa datang.

Jumlah gunung api tipe A yang mempunyai potensi untuk meletus tersebar berturut-turut dari pulau Sumatera sebanyak 12 gunungapi, Jawa-Bali 23 gunung api, Nusa Tenggara 20 gunung api, kepulauan Maluku 14 gunung api dan Sulawesi Utara mempunyai 11 gunung api.
Seperti ditulis BPPTK dalam Buku Edisi Khusus Merapi 2006 disebutkan berdasarkan data statistik 100 tahun dari 1900-2000, terlihat bahwa wilayah Indonesia mengalami letusan gunung api baik skala kecil atau besar rata-rata sebanyak 5 letusan per tahun.

Perlu diperhatikan faktor kesalahan data frekuensi letusan gunung api Tipe A yang tercatat antara tahun 1600-1800. Karena sistem pencatatan pada periode itu kurang baik terlihat adanya
kecenderungan bahwa setelah tahun 1800 gunung api seolah-olah lebih sering meletus padahal sebabnya mungkin karena hanya pencatatan sudah lebih baik.

Masih berdasarkan buku tersebut Indonesia memiliki statistik sejarah aktivitas gunung api termasuk tertinggi di dunia. Catatan historis menunjukkan letusan gunung api total terjadi 1171 atau sedikit lebih sedikit dibandingkan Jepang yang mencatat 1274 kali letusan. Kedua negara ini menghasilkan sepertiga dari letusan explosif di dunia.
Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ada 129 gunung api aktif tersebar di kepulauan Nusantara dan sekitar 60% dari jumlah tersebut adalah gunung api yang memiliki potensi bahaya letusan cukup besar.
Masalahnya, banyak warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Dari sekitar 240 juta penduduk Indonesia sekitar 3 % dari jumlah tersebut menghuni daerah-daerah yang dekat dengan gunung api. Perhitungan 2004 menunjukkan jumlahnya sekitar 5,5 juta orang.

Letusan Tambora pada 1815 menjadi salah satu bencana dengan korban besar yakni mencapai 92.000 orang meninggal. Selain itu juga letusan Krakatau 1883 menewaskan lebih dari 36.000 orang terutama oleh Tsunami yang menyapu daerah pesisir Jawa bagian barat dan pantai selatan Sumatera. Letusan Gunung Agung 1963 menyebabkan 1148 orang tewas. Letusan besar lain adalah Kelud tahun 1920, Merapi tahun 1930 dan Galunggung 1982. (HARIAN JOGJA CETAK/AMIRUDDIN ZUHRI)
http://harianjogja.com/beritas/detai…hsyatview.html