GAGASAN PERSATUAN DAN KESATUAN INDONESIA

Gagasan Persatuan dan Kesatuan Indonesia – Kali ini Kata Ilmu akan membahas tentang Gagasan persatuan dan kesatuan bangsa. Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI). Munculnya PPPKI dipelopori oleh Soekarno . gagasan ini muncul akibat kegagalan PKI menumbangkan kekuasaan pemerintah Kolonial Belanda. Pada tanggal 17-18 Desember 1927 dibandung diadakan pertemuan oleh berbagai organisasi (PSI, BO, PNI, Pasundan<Sumateranen Bond, Kaum Betawi dan kelompok Studi Indonesia) sepakat mendirikan Federasi Parpol bernama PPPKI.
Kongres Pemuda - PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) didirikan pada tahun 1926. Pada tanggal 30 April-2 Mein 1926 diadakan Kongres Pemuda I yang dipimpin oleh Moh. Tabrani dari Jong Java. Kongres diadakan oleh jong Java, Jong Soematera Bond, Jong Ambon, Sekar Rukun, Jong Minahasa, Jong Batak, dan Jong Islamieten Bond. Tujuan Kongres adalah membentuk  badan sentral, memajukan paham persatuan kebangsaan dan mempererat hubungan diantara semua perkumpulan pemuda kebangsaan.
Penyelenggaraan kongres pemuda II diadakan tiga kali rapat: pertama dilakukan di Gedung Katholik Jonglingen Bond di Waterloopein. Kedua  tanggal 28 Oktober 1928 pagi digedung Oost Java Bioscoop di Koningsplein Noor dan rapat ketiga pada tanggal 28 Oktober 1928 malam di gedung Indonesische Clubhuis Kramat 106 Jakarta. Kongres ini berhasil menetapkan ikrar sumpah pemuda:
  1. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertanah tumpah darah satu tanah air Indonesia;
  2. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbangsa satu  bangsa Indonesia;
  3. Kami putra-putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia;
Pada malam penutupan kongres pemuda II untuk pertama kalinya diperdengarkan lagu Indonesia Raya oleh penggubahnya Wage Rudolf Soepratman
Gabungan Politik Indonesia (GAPI) - Soetarjo mengajukan usul kepada pemerintah Hindia Belanda agar diadakan konferensi kerajaan Belanda yang membahas status politik Hindia-Belanda. Usul ini kemudian dikenal dengan Petisi Soetarjo pada tanggal 15 Juli 1936. Petisi ini ditolak Belanda, sehingga MH. Thamrin membentuk GAPI pada tanggal 21 Mei 1939.
GAPI hendak mengadakan aksi, menuntut pemerintah dengan mengadakan parlemen yang disusun dan dipilih oleh rakyat Indonesia dan kepada parlemen itulah pemerintah harus bertanggung jawab.
Satu-satunya kaum nasionalis yang dipenuhi oleh pemerintah ialah pembentukan komisi Visman pada bulan Maret 1941. Panitia ini bertugas menyelidikisampai dimana kehendak rakyat Indonesia sehubungan dengan perubahan pemerintah. Namun hasil dari komisi visman sangat menjengkelkan karena komisi ini berpendapat bahwa rakyat Indonesia masih ingin tetap dalam ikatan dengan kerajaan Belanda.
Peristiwa-peristiwa Penting dan Kebijakan Keras Pemerintah Kolonial terhadap Indonesia
  • Indische Partij menentang perayaan kemerdekaan negeri Belanda;
  • Penyebaran paham Sosialis oleh ISDV;
  • Pemberontakan PKI tahun 1926 dan 1927;
  • Propaganda Bung Karno melalui PNI;
  • Tuntutan GAPI tentang Indonesia berparlemen
Pembentukan Identitas Nasional dan terbentuknya Nasionalisme IndonesiaPenggunaan kata atau istilah Indonesia dikemukakan oleh beberapa tokoh, diantaranya:
  • J.R. Logan (Inggris);ia menyebut Indonesia didalam artikel pada majalah yang dipimpinnya pada tahun 1850;
  • Tokoh-tokoh yang mempopulerkan Istilah Indonesia didunia Internasional antara lain: Adolf Bastian (1884), Van Volenhoven, Snouck Hurgronje dan Kern;
  • Tokoh-tokoh dari Perhimpunan Indonesia di negeri Belanda pada bulan Januari 1924 mengganti organisasinya dari yang semula bernama Indische Vereeniging menjadi Indonesische Vereeniging.
Sumpah Pemuda menjadikan Indonesia sebagai Identitas kebangsaan yang diakui oleh setiap suku bangsa di Nusantara.[ki]