MONSTER KONGO

Jeremy Wade dengan berani berpose dengan ikan raksasa sepanjang 5 kaki yang tertangkap saat ekspedisi di Sungai Kongo, Afrika. (ICON/BNPS.co.uk)




























Pemancing Inggris, Jeremy Wade, terlihat begitu panik saat ia bergulat dengan ikan ganas mirip seekor 'Piranha raksasa'.
Nelayan 52 tahun itu telah menangkap ikan goliat-tigerfish selama ekspedisi memancing di Sungai Kongo, Afrika.
Nelayan pemberani tersebut dipaksa menahan ikan itu dengan lengan karena takut tergigit gigi tajamnya saat berpose di depan kamera.
Goliath Tigerfish adalah salah satu ikan air tawar yang paling menakutkan di dunia dan dikatakan jauh lebih besar serta lebih mmematikan dibandingkan dengan piranha.
Ikan raksasa ini memiliki 32 gigi tajam seukuran hiu putih besar dan seringkali dikenal menyerang manusia bahkan buaya.
Spesies ikan ini sangat jarang tertangkap karena cukup berbahaya dan habitatnya sangat sulit dijangkau.
Wade, seorang host pada acara ITV's River Monster show mengatakan ia sangat ekstra hati-hati ketika menggulung pancing saat spesimen yang beratnya sekitar 100 pon dan panjang 5 kaki ini tertangkap
'Piranha raksasa' yang ganas ini tertangkap selama pembuatan film Monster sungai oleh ITV. (ICON/BNPS.co.uk)

















Program TV ini beberapa kali menayangkan sejumlah laporan tentang mitos dari seluruh dunia bahwa manusia diserang oleh monster tak dikenal, sebelum host Inggris ini memutuskan diri untuk memburu dan menangkapnya.
Mengomentari Goliat Tigerfish, Wade mengatakan, "Ikan ini benar-benar hewan buas dan mirip piranha raksasa. Cukup ganas."
"Gigi atasnya sangat tajam, mirip hiu putih besar."
"Ia juga memiliki gigitan yang sangat kuat dan sangat dikenal dapat memakan mangsa berukuran besar seperti menyerang manusia bahkan mencabik-cabik buaya."
Selama delapan hari Wade berupaya mengangkat ikan ini dan ia mengatakan bahwa ia akan segera mengembalikannya ke habitat aslinya. (ICON/BNPS.co.uk)


















"Memiliki respon reflek dengan gerakan tiba-tiba atau mendadak."
"Sangat jarang tertangkap, terutama oleh orang asing karena hanya dapat ditemukan di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Tidak terdapat pemandu maupun pemukiman di tepi-tepi Sungai Kongo."
Wade mengungkapkan bahwa ia menggunakan ikan patin yang cukup besar sebagai umpan untuk menangkap ikan tersebut.
Ia mengatakan, ia sangat berhati-hati memegang dan memasukannya dengan aman ke dalam jaring.
"Ini adalah ikan yang sangat berbahaya untuk dipegang. Jika anda tidak berhati-hati dengan mudah jari anda terpotong atau lebih buruk lagi."
Wade selama delapan hari berusaha menangkap ikan tersebut, sembari mengatakan bahwa ia akan segera melepasnya kembali.  (Erabaru/DM/sua)