MENGHADAPI 40 SIFAT DAN KARAKTER SISWA


Menjadi seorang guru memang butuh kesabaran yang tinggi. Betapa tidak, segala macam tingkah laku siswa kita akan setiap saat dihadapi jjika mengajar. Bayangkan dalam satu kelas terdapat 40 siswa. Ke 40 siswa ini masing-masing mempunyai karakter masing-masing. Ada yang penurut ada yang sabar, ada yang pemalu, ada yang cerewet, ada yang asal bunyi, ada yang sukanya melawan, ada yang suka tidur dikelas, ada yang suka mondar mandir keluar masuk kelas, ada yang suka membolos, ada yang tidak pernah muncul-muncul. Tapi ada juga yang jenius, ada yang antusias dalam menagkap pelajaran, ada yang yang mau diperhatikan terus.
Yach… itulah sifat-sifat siswa yang mau tidak mau, suka tidak suka mesti dihadapi kita sebagai gurunya. Bermacan sifat dan karakter ini terangkum dalam kelas yang kita kelola.
Selama hampir dua tahun saya mengajar, saya sudah mencoba beberapa metode untuk mengendalikan kelas yang saya kelola. Akhirnya saya mendapatkan bentuk. Bentuk itu diantaranya:
  • Mensupport siswa yang memang otakknya encer untuk senantiasa meningkatkan prestasinya. 
  • Mendekati secara kekeluargaan siswa yang rada-rada nakal, membuatnya dia terkesan sama kita dengan selalu memperhatikannya dan selalu menasehatinya dengan cara yang halus, agar dia bisa berubah dan berprestasi seperti teman-teman lainnya. 
  • Bagi siswa yang tingkat kebebalannya mencapai tingkat tinggi, kita pakai pendekatan kekeluargaan yang agak tegas. Sekali-kali kita kasih hukuman fisik yang tegas namun mendidik. Contoh hukuman fisik yang tegas namun mendidik ini yang biasa saya terapkan adalah menghukumnya membersihkan halaman sekolah, WC atau ruang kelas. Atau hukuman yang teringan adalah kasih dia tugas ekstra, agar kedepannya dia tidak akan melanggar lagi. Tapi satu disini yang harus diingat, jangan sampai memukul dia.(karena menurut pemahaman saya, hanya kerbau saja yang dicambuk/dipukul).

Nah itulah sedikit tips menghadapi 40 sifat dikelas, dan tips ini adalah pengalaman pribadi saya yang saya terapkan selam ini dikelas.
Nah para pengajar dan calon pengajar sekalian satu hal yang perlu diingat. Bahwa anak—anak itu kesekolah mau pintar. Jadi tugas kitalah yang mengajar dan mendidiknya supaya pintar…Salam.