INDOMIE BERBAHAYA??


Penelitian laboratorium Fakultas Kedokteran Univ. Indonesia membuktikan bahwa 100%, atau seluruh sample mie instan yang beredar di pasaran MENGANDUNG BAHAN PLASTIK yang tentunya sangat berbahaya bagi pencernaan.
Dr. Hasan Budiman, kepala laboratorium Fakultas Kedokteran UI menyatakan, bahwa dalam seluruh sampel yang diambilnya di pasar swalayan, toko-toko, dan warung di wilayah DKI dan sekitarnya ditemukanbahan plastik yang tidak mungkin bisa dicerna dalam sistem pencernaan kita. Luas diketahui bahwa plastik adalah bahan yang tidak mungkin teruraisecara alamiah, dan merupakan bahan yang sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Yang mengejutkan, bahan-bahan plastik tersebut tidak jauh berbeda dengan bahan plastik PEMBUAT ALAT KEPERLUAN RUMAH TANGGA!!! Karena sifatnya yang tidak bisa diurai, maka plastik yang telanjur dikonsumsi akan menetap dalam tubuh kita dan ciri-cirinya dapat diketahui secara langsung. Dalam beberapa kasus, wajah para penderita yang terlalu banyak mengkonsumsi Mie Instan yang mengandung plastik dilaporkan makin mirip dengan ember,walaupun juga ada yang mirip gayung bahkan sudah sering kita dengar seseorang menanggapi pertanyaan dari temannya dgn kata “emmberrr…?”
Jumlah plastik yang ditemukan dalam mie instan tersebut sangat beragam, mulai dari 2 sampai 5 plastik per kemasan. Namun umumnya, plastik-plastik tersebut ditemukan dalam ukuran relatif kecil.
Bahkan saat ini salah satu negara di Asia menolak produk mie istant tersebut,, karena ditemukan zat berbahaya yang merugikan kesehatan. Mie instant yang ditolak tersebut adalah Mie Instant Indomie, sesuai yang diberitakan salah satu channel TV nasional (11/10/2010). Nah masih maukan kita mengkonsumsi mie instant, yang diduga berbahaya bagi kesehatan????. Jawabannya terletak pada diri kita masing-masing.