HEBOH... INDOMIE BERBAHAYA

Wahhhh..... makin marak ajjah berita tentang Indomie, Taiwan sudah menolak Indomie, dan pasti disusul dengan penolakan negara-negara lainnya, bahkan orang Idonesia sendiri sendiri akan berpengaruh dan tidak akan mengkonsumsi lagi Indomie. wah bakalan rugi nih pihak Indofood, kalau terbukti Indomie berbahaya.. wah....wah.....wah.... bakalan jadi berita heboh neeehhhh.....

berikut salah satu beritanya, yang dicomot dari www.detikfinance.com:

Jakarta - Sejumlah media massa di Taiwan mengabarkan soal kandungan berbahaya produk mie instan yang cukup populer di tanah air, Indomie. Menurut pengakuan produsen Indomie, produk Indomie di Taiwan itu tidak diekspor oleh produsennya langsung.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMII) Franky Sibarani kepada detikFinance, Senin (11/10/2010) menanggapi kabar seputar kandungan bahan berbahaya di Indomie yang beredar di Taiwan.

"Informasi itu tidak semuanya benar, sudah kita klarifikasi ke produsennya bahwa mie instan yang dikirim dari Indonesia ke Taiwan bukan dikirim oleh produsen secara resmi tapi melalui eksportir yang ke Taiwan. Pada masa pengiriman bisa saja terjadi kontaminasi," jelas Franky. 

Ia mengungkapkan, kasus kandungan berbahaya dalam produk Indomie itu sebenarnya sudah terjadi sejak Juli-Agustus lalu dan kini kasusnya sudah selesai namun baru diekspos oleh media massa Indonesia sekarang ini.

Untuk itu, Franku menekankan pentingnya eksportir diatur sehingga pedagang tak gampang melakukan ekspor untuk menghindari terjadinya kasus seperti ini.

Sementara PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk selaku produsen Indomie dalam siaran persnya menegaskan, produk mie instan yang diekspor ke Taiwan sudah memenuhi peraturan dari Departemen Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan.

"Sehubungan dengan pemberitaan di media massa Taiwan baru-baru ini, mengenai kandungan bahan pengawet  E218 (Methyl P-Hydroxybenzoate) dalam produk mi instan Indomie, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ("ICBP" atau "Perseroan") menjelaskan bahwa produk mi instan yang diekspor oleh Perseroan ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi peraturan dari Departemen Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan," jelas Taufik Wiraatmadja, Direktur ICBP. 

ICBP juga berkeyakinan, pemberitaan mengenai mie instan yang muncul di media massa Taiwan, bukanlah merupakan produk mi instan ICBP yang ditujukan untuk pasar Taiwan.

ICBP telah mengekspor produk mi instan ke berbagai negara di seluruh dunia selama lebih dari 20 tahun. Perseroan senantiasa berupaya memastikan bahwa produknya telah memenuhi peraturan dan ketentuan keselamatan makanan yang berlaku di berbagai negara dimana produk mi instannya dipasarkan.

"ICBP menekankan bahwa produk Perseroan telah sepenuhnya memenuhi  panduan dan peraturan yang berlaku secara global, yang ditetapkan oleh CODEX Alimentarius Commission, sebuah badan internasional yang mengatur standar makanan. Terkait pemberitaan ini, saat ini kami tengah meninjau situasi di Taiwan, dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan konsumen kami di Taiwan dan di berbagai negara lainnya ", katanya.***