Polisi Tembak Mati Perampok CIMB Medan

Jakarta, Tribun - Polisi berhasil menangkap pelaku perampokan CIMB Niaga di Medan, Sumut. Sejumlah pelaku yang melakukan perlawanan terpaksa ditembak petugas. Tiga dari tujuh perampok tersebut dikabarkan tewas.
Kapolda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Oegro Seno, membenarkan pihaknya berhasil menangkap beberapa orang yang diduga perampok CIMB Niaga Medan. "Benar ada penangkapan," ujar Oegro saat dihubungi Tribunnews, Minggu (19/9) malam.
Kendati masih belum bisa memastikan 100 persen bahwa mereka yang ditangkap adalah benar perampok CIMB Medan, informasi yang beredar, tiga dari tujuh pelaku tewas. Sedangkan empat lainnya ditangkap hidup.
Selain itu polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Antara lain beberapa senjata api laras panjang. "Kita masih cek," Oegro pukul 23.30 wita tadi malam.
Rencananya Polda Sumut akan menggelar jumpa pers terkait penangkapan perampok CIMB Niaga ini. Sementara hingga tengah malam tadi, Polda Sumut masih melakukan pemeriksaan intensif pada para tersangka. Polisi pun masih mengumpulkan data dan bukti dari tersangka.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Baharudin Djafar juga mengatakan telah terjadi penangkapan. Tetapi mengenai kebenaran bahwamereka adalah pelaku perampokan CIMB, ia meminta wartawan menunggu. "Betul ada penangkapan, tapi kita masih cek," katanya.
Baharudin menjelaskan masih terus mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari para tersangka. Hingga kini, pihaknya belum dapat memberikan detil penangkapan serta jumlah tersangka yang ditahan oleh Polda Sumut.
"Masih kita dalami mekanismenya, terkait kasus apa dan bagaimana detil penangkapanya," terang dia.
Perampokan CIMB terjadi siang hari, Rabu (19/8) sekitar pukul 11.30. Seorang polisi diberondong peluru dan tewas seketika. Seorang satpam juga ditembak. Rp 400 juta dari brankas bank amblas.
Perampokan ini dimulai dari iring-iringan sepedamotor yang berhenti di depan Bank CIMB Niaga. Dengan tetap memakai helm dan masker, perampok turun dari sepeda motor. Mereka langsung masuk ke bank dengan tangan menggenggam senjata laras pendek jenis FN yang disembunyikan di balik jaket.
Sementara perampok lain, berada di atas sepedamotor mengambil jalan putaran dan menunggu di samping bank.(Tribunnews/yog/roy)


Briptu Manuel Tak Menyerah
BEGITU lima perampok masuk ke bank, seorang anggota Brimob, Briptu Manuel, yang bertugas menjaga bank dan sedang berada di samping ATM, langsung ditembak di bagian dada sebelum sempat membuka kunci senjata laras panjangnya.
Saat itu, meski sudah tertembak, Briptu Manuel tak menyerah. Dia mencoba mengokang senjata.  Ketika itulah perampok meletuskan tembakan kedua tepat di perut sebelah kanan korban. Korban pun tewas bersimbah darah.(Tribunnews/yog/roy)