JENIS-JENIS MAHLUK HALUS DI SULSEL


Parakang
Parakang ini adalah seseorang yang bisa berubah-ubah menjadi hewan, benda dan apa saja yang bentuk dan modelnya aneh dan menyeramkan, beda dengan yang aslinya. Contohnya misalnya dia berubah jadi anjing, maka anjing hasil jelmaan manusia yang mempunyai ilmu parakang ini beda dengan anjing betulan. Konon parakang ini amat berbahaya, bisa memakan orang-orang sakit atau bayi. Ilmu parakang bisa didapat berdasarkan keturunan dan menerima ilmu parakang dari seseorang.

Poppo
Poppo ini adalah jenis manusia terbang, didapat dari keturunan. Orang yang menganut ilmu poppo katanya gesit dalam bekerja kalau siang hari, matanya selalu memerah, suka meludah-ludah. Konon bila malam hari manusia poppo ini akan terbang mencari buah-buahan atau mangsa lainnya. Dan sebelum terbang, dia menyimpan jeroannya di pammakang (lantai atas rumahnya/tempat menyimpan padi). Ada 2 macam poppo, pertama poppo sallang, jenis poppo ini berbahaya karena bisa memangsa orang2 yang sedang sakit dan yang kedua adalah poppo mandala, jenis ini tidak berbahaya, karna yang ia cari hanyalah buah-buahan pada malam hari.

Tujua
Inilah yang paling melegenda di Sulsel, konon tujua ini adalah 7 orang anak raja yang nakal sekali, saking nakalnya, mereka ketika meninggal tidak diterima diakherat, dalam artian sampai saat ini mereka gentayangan antara alam dunia dan alam akherat. Konon lagi kuburan dari tujua ini adalah 7 kubur yang terdapat dilapangan karebosi. Roh dari tujua ini katanya dapat digunakan untuk menyantet sesorang, dan sampai sekarang masih banya yang percaya akan adanya roh tujua ini. Dari 7 orang tujua ini, katanya lagi, sibungsulah yang paling ampuh untuk digunakan menyantet seseorang, sibungsu ini katanya sumbing dan bisu.

Tallu Ana
Tallu Ana ini adalah roh seorang perempuan yang akan muncul bila kabut turun, katanya Tallu Ana ini suka menyembunyikan anak kecil di istananya, tapi anak kecil ini tidak diapa-apakan, cuman disembunyikan. Waktu saya masih bermukim di Sinjai Barat, saya kerap mendengar ada lagi anak kecil yang disembunyikan oleh Tallu Ana, dan mereka biasanya menyembunyikan anak-anak tersebut di hutan selama 3 hari.

Konkong Pancing
Konkong pancing ini katanya bermukim di gunung Bawakaraeng. Konkong pancing ini punya group dalam menyatroni kampung-kampung kalau malam hari. Group dari konkong Pancing ini sendiri, terdiri dari si Konkong Pancing sendiri (seekor anjing siluman), burung siluman, kuda siluman dan sipenunggang kuda yang merupakan sang bigboss, siluman ini biasa disebut Tu Mappilelea atau yang menyebarkan, maksudnya yang menyebarkan bencana pada malam hari.

Ok itu dulu pembahasan tentang mahluk-mahluk halus di Sulsel, lain kali disambung kembali, karena masih banyak mahluk-mahluk menyeramkan yang terdapat di Sulsel.
Sumber; dari cerita turun-temurun.

Tulisan terkait: Manusia Super: Parakang